Gubernur Melki Tekankan Deteksi Dini Radikalisme, Lindungi Generasi Muda NTT

oleh -48 Dilihat
Gubernur Melki Laka Lena Menerima Audiensi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto bersama Jajaran di Ruang Kerja Gubernur NTT pada Rabu, 21 Oktober 2026. (Foto Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyebaran paham radikalisme guna melindungi generasi muda serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat di NTT.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Melki saat menerima audiensi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto bersama jajaran di ruang kerja Gubernur NTT pada Rabu (21/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Melki menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan penindakan setelah persoalan terjadi. Diperlukan langkah pencegahan dan deteksi dini untuk mengidentifikasi potensi ancaman sebelum berkembang lebih luas.

Menurutnya, penyebaran paham radikalisme menjadi salah satu isu strategis yang perlu mendapat perhatian bersama karena berpotensi mengancam persatuan, kerukunan, serta masa depan generasi muda.

Karena itu, Gubernur Melki meminta jajaran Polda NTT mengedepankan pendekatan preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan dialog dengan masyarakat.

Upaya tersebut juga perlu melibatkan lembaga pendidikan, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen terkait agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan damai dalam keberagaman.

Gubernur Melki menilai, menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan kebutuhan penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi pelaksanaan pembangunan di NTT.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda, termasuk Polda NTT, agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar demi kepentingan masyarakat,” jelas Gubernur Melki.

BACA JUGA:  Pemprov NTT Sesuaikan Aturan Angkutan Pikap Demi Kepentingan Rakyat Desa

Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi fondasi penting bagi percepatan pembangunan daerah. Kondisi yang aman dan harmonis akan memberikan ruang bagi pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, serta memperluas peluang kesejahteraan masyarakat.

Kapolda NTT Siap Perkuat Sinergi

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menyampaikan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan Gubernur, Wakil Gubernur, dan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pada kesempatan ini, saya izin kepada Bapak Gubernur NTT bahwa kehadiran saya di sini bersama Bapak Wakapolda dan jajaran siap untuk bersinergi dengan Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur dan jajaran dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di NTT,” ungkapnya.

Kapolda juga menegaskan komitmennya untuk membina anggota kepolisian agar menjalankan tugas secara profesional serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Ia mempersilakan Gubernur dan jajaran pemerintah daerah melaporkan apabila terdapat anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran agar dapat ditindaklanjuti melalui pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jika ada anggota kami yang berbuat di luar ketentuan, Bapak Gubernur dan jajaran jangan segan-segan untuk laporkan ke kami agar bisa kami bina, supaya bisa bekerja dengan baik kembali,” tegas Kapolda NTT.

Kapolda turut menyampaikan kesan positif terhadap masyarakat NTT yang dinilainya ramah, terbuka, dan kooperatif. Menurutnya, karakter masyarakat tersebut menjadi modal penting dalam membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan warga.

Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi Kapolda NTT yang baru dengan Pemerintah Provinsi NTT serta memperkuat koordinasi dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Gubernur Melki juga mengingatkan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar kepala daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pembangunan.

BACA JUGA:  Pameran Pembangunan NTT 2026 Cetak Transaksi Rp5,36 Miliar, Donasi Gempa Flores Tembus Rp1 Miliar

Pertemuan itu turut dihadiri Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., beserta sejumlah pejabat utama Polda NTT. Gubernur Melki didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Alexon Lumba, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Zet Sony Libing, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Yohanes Abrianto Kore.

Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan kepolisian, Pemprov NTT berharap upaya pencegahan radikalisme, perlindungan generasi muda, dan pemeliharaan stabilitas keamanan dapat berjalan lebih efektif.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam menjaga persatuan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya NTT yang lebih maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.