Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa (30/12/2025) pagi. Pembukaan rapat dilakukan secara daring oleh Gubernur NTT.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan pentingnya sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Ia menekankan agar seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan mengutamakan keselamatan konstruksi.
“Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden. Jika dilaksanakan dengan baik, kita berharap pada awal tahun ajaran baru 2026, Sekolah Rakyat sudah dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh anak-anak, khususnya di Kabupaten Kupang,” ujar Gubernur Melki.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Istiad selaku Kepala Satuan Kerja (Kasatker) atas kerja keras dan dedikasinya dalam mengawal persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi NTT.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk bekerja sesuai arahan, ketentuan, serta kesepakatan yang telah ditetapkan bersama.
Rapat persiapan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta secara luring, serta sejumlah peserta lainnya secara daring.
Agenda rapat mencakup pembahasan berbagai dokumen penting dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), antara lain Rencana Kerja Keselamatan Konstruksi (RKK), Rencana Mutu Pelaksanaan Konstruksi (RMPK), Rencana Kerja Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKPPL), serta Rencana Manajemen Lalu Lintas (RMLL).
Selain itu, rapat juga membahas rencana kerja dan struktur organisasi proyek, tata cara pelaksanaan pekerjaan, jadwal dan metode kerja, pembahasan subkontraktor, penggunaan aplikasi SIKOMPAK, hingga aspek pendukung lainnya seperti mobilisasi, kebutuhan informasi, potensi permasalahan, dan rencana tindak lanjut.
Dalam kesempatan itu Gubernur Melki secara resmi menyatakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur dibuka. Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan akses pendidikan di NTT.
“Semoga apa yang dikerjakan ini memberi dampak baik bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia generasi muda di NTT,” pungkas Gubernur Melki. ***






