Gubernur NTT Launching Dua Inovasi Layanan RSUD Johannes: Loker dan Labling

oleh -396 Dilihat
Gubernur Didampingi Kadis Kesehatan NTT Bersama Pimpinan Lintas Komisi DPRD NTT Launching Layanan Loker dan Labling di RSUD Johanes Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melaunching dua inovasi pelayanan kesehatan milik RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang yakni LOKER (Layanan Antar Obat ke Rumah) dan LABLING (Laboratorium Keliling) pada Jumat (15/8/2025).

Loker atau Layanan Antar Obat ke Rumah hadir untuk mempermudah akses pasien dalam mendapatkan obat. Melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia, obat-obatan kini dapat diantar langsung ke rumah pasien sehingga mereka tidak lagi perlu mengantri di rumah sakit. Kerja sama strategis ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan sekaligus memastikan obat tiba dengan cepat, aman, dan tepat waktu.

Sementara itu, Labling atau Laboratorium Keliling ditujukan untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan sulit diakses. Dengan layanan ini, pemeriksaan laboratorium dapat dilakukan lebih dekat dengan tempat tinggal pasien, sehingga mempercepat deteksi dan penanganan kesehatan masyarakat.

Gubernur Melki memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang.
“Terima kasih kepada pimpinan dan jajaran RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Ini bentuk terobosan pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat dengan lebih cepat, tepat, dan efektif. Ini bukti kerja kolaboratif antara pemerintah dan mitra strategis yang menghasilkan peningkatan pelayanan publik,” ujar Gubernur.

Ia juga menegaskan bahwa kedua layanan ini menjadi contoh model pelayanan rumah sakit modern.
“Setiap orang atau lembaga punya energi untuk berdampak positif. Hari ini kita lihat potensi pelayanan RSUD Johannes menghasilkan dua inovasi hebat yang bisa menjadi contoh bagi rumah sakit lain di NTT,” tambahnya.

Selain melaunching dua inovasi tersebut, Gubernur Melki menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan DPRD Provinsi NTT dan Pemerintah Pusat dalam mengembangkan RSUD Johannes, baik dari segi kualitas, infrastruktur, maupun sarana-prasarana penunjang.

BACA JUGA:  Markoding Digital Hub Buka Pintu Baru bagi Perempuan dan Generasi Muda NTT Masuk Dunia Digital

“Kami akan berupaya membenahi kualitas pelayanan agar RSUD Johannes terus menjadi kebanggaan masyarakat NTT. Ke depan, kami juga berkomitmen menghadirkan pelayanan Digital Subtraction Angiography (DSA) sebagai pengembangan radiologi, sekaligus menghormati Prof. Dr. W.Z. Johannes yang merupakan putra NTT dan ahli radiologi pertama di Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga kembali mengingatkan pesan penting dari almarhum dr. Ben Mboi, mantan Gubernur NTT, yang menekankan agar setiap tenaga kesehatan melayani pasien seperti melayani keluarga sendiri.
“Tolak ukur pelayanan kesehatan yang hebat bukan hanya dari fasilitas modern, tetapi dari keramahan, kenyamanan, dan kasih sayang yang diberikan kepada pasien,” tandas Gubernur.

Dengan hadirnya Loker dan Labling, Pemerintah Provinsi NTT berharap kualitas pelayanan kesehatan semakin merata, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.