Gubernur NTT Sebut PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan Literasi Jadi Garda Terdepan Pembangunan SDM

oleh -108 Dilihat
Acara Pelantikan TP PKK, Posyandu, Bunda Paud dan Literasi pada Sabtu, 25 April 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa langkah besar pembangunan daerah harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu, Pokja Bunda PAUD, dan Pokja Bunda Literasi Provinsi NTT masa bhakti 2026–2030 di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Sabtu (25/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua TP PKK NTT Astiningsih Laka Lena, Staf Ahli TP PKK Vera Asadoma, Rektor Undana Jefri Bale, Plh. Sekda NTT Flouri Rita Wuisan, Kepala BKKBN Provinsi NTT Faizal Fahmi, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi untuk melayani masyarakat.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan yang melekat pada pribadi, melainkan panggilan untuk melayani masyarakat dalam pembangunan di Bumi Flobamorata. Tugas ini membutuhkan hati, dedikasi, dan tanggung jawab yang tinggi,” tegasnya.

Dia menekankan bahwa peran TP PKK, Tim Pembina Posyandu, Pokja Bunda PAUD, dan Pokja Bunda Literasi sangat strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) di NTT.

Menurutnya, pembangunan yang kuat berawal dari keluarga yang sehat, pendidikan anak usia dini yang berkualitas, serta budaya literasi yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Dari keluarga yang sehat, anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik sejak dini hingga tumbuhnya budaya literasi yang kuat. Semua ini lahir dari kerja nyata dan kolaborasi kita bersama,” ungkap Gubernur Melki.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa organisasi-organisasi tersebut merupakan mitra penting pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah, dengan fungsi yang saling melengkapi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA:  Kementerian Pertanian Serahkan 10 Unit Traktor untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di NTT

Secara khusus, Gubernur Melki berpesan kepada TP PKK agar terus memperkuat ketahanan keluarga melalui implementasi 10 Program Pokok PKK yang menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, hingga lingkungan.

Sementara itu, kepada Tim Pembina Posyandu, ia berharap agar mampu menjadi garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang anak serta mencegah berbagai permasalahan kesehatan ibu dan anak, termasuk stunting.

“Posyandu harus menjadi ujung tombak dalam menciptakan masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif, sejalan dengan Dasa Cita kelima, yakni Posyandu tangguh, masyarakat sehat dan bebas stunting,” ujarnya.

Untuk Pokja Bunda PAUD, Gubernur Melki menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pendidikan usia dini sebagai fondasi pembentukan generasi yang cerdas dan berkarakter.

Ia juga menyoroti tantangan di era transformasi digital, termasuk dampak negatif media sosial dan maraknya kasus narkoba online yang mengancam generasi muda. Oleh karena itu, Pokja Bunda Literasi diharapkan mampu meningkatkan minat baca serta memperluas akses terhadap bahan bacaan berkualitas, disertai pengawasan yang tepat.

“Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pengawasan dan pendampingan. Literasi menjadi kunci agar anak-anak tidak terjebak dalam dampak negatif dunia digital,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK NTT sekaligus penanggung jawab Bunda PAUD dan Bunda Literasi, Astiningsih Laka Lena, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah meletakkan fondasi organisasi, serta mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja lebih cepat dan maksimal dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

“Pelantikan ini adalah langkah untuk berjalan maju, bahkan berlari dalam melaksanakan tugas sesuai bidang masing-masing. Dengan kolaborasi dan dukungan pemerintah, mari bersama-sama mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.