Hujan Ubah Jalan Utama Desa Nansean Jadi Kubangan Lumpur, Aktivitas Warga Terganggu

oleh -150 Dilihat
Kondisi Riil Jalan di Desa Nansean Kecamatan Insana Kabupaten TTU. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kefamenanu-Cuaca buruk kembali memperlihatkan dampaknya bagi masyarakat di Desa Nansean, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Hujan yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan ruas jalan utama desa berubah menjadi kubangan lumpur, sehingga menghambat berbagai aktivitas warga.

Salah satu warga, Ferdi Neno, mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut bukan hal baru, namun semakin parah setiap kali hujan turun. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

“Jalan ini bukan jalan kecil atau alternatif, tetapi akses utama masyarakat. Setiap hujan turun, kondisinya langsung berubah jadi lumpur dan sangat sulit dilalui,” ujarnya kepada media ini pada Senin, 22 Juni 2026.

Akibat kondisi tersebut, berbagai aktivitas warga terganggu. Anak-anak yang hendak ke sekolah harus berjalan dengan penuh kehati-hatian agar tidak terpeleset. Petani yang membawa hasil kebun juga mengalami kesulitan, bahkan kendaraan bermotor sering kali tidak dapat melintas dengan aman.

Tak hanya itu, warga yang membutuhkan layanan kesehatan juga harus berjuang melewati jalan licin dan berbahaya. Banyak di antara mereka terpaksa berjalan kaki tanpa alas kaki demi menjaga keseimbangan di tengah lumpur tebal.

Menurut Ferdi, kondisi ini bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat akan akses jalan yang layak dan aman.

“Masyarakat sudah lama hidup dengan kondisi seperti ini, tetapi harapan untuk perubahan tetap ada. Jalan yang layak itu bukan kemewahan, tapi kebutuhan,” tegasnya.

Ia pun mengajak Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta para pemangku kebijakan untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan.

“Jangan hanya lihat dari laporan atau foto. Datang langsung ke Nansean, lihat dan rasakan sendiri bagaimana masyarakat berjuang setiap hari,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kejati NTT Hentikan Penuntutan Kasus Penganiayaan di Sumba Barat melalui Restorative Justice

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar perbaikan jalan dapat segera direalisasikan. Mereka menilai, jika jalan merupakan urat nadi pembangunan, maka sudah seharusnya akses tersebut menjadi prioritas utama.

Hingga saat ini, masyarakat Desa Nansean masih terus berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan yang dinilai sangat memprihatinkan tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.