IFTK Ledalero Diminta Jadi Garda Terdepan Membawa Terang Kebijaksanaan dan Ilmu ke Tengah Masyarakat

oleh -973 Dilihat
Gubernur Melki Didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT Pose Bersama Rektor serta Dosen IFTK Ledalero Maumere. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Maumere-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, meminta Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero untuk terus menjadi garda terdepan dalam membawa terang kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan ke tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda Tahun Akademik 2024–2025 yang digelar di Aula St. Thomas Aquinas, Kampus IFTK Ledalero, Maumere, Kabupaten Sikka pada Sabtu (25/10/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena memberikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika IFTK Ledalero atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang filsafat, keagamaan, dan teknologi kreatif. Ia menegaskan bahwa prosesi wisuda bukan sekadar perayaan kelulusan, tetapi juga perutusan untuk menghadirkan nilai kebijaksanaan dan kasih di tengah dunia.

“Apa yang terjadi di Ledalero hari ini bukan sekadar kelulusan, tetapi perutusan. Wisuda di IFTK Ledalero adalah pernyataan iman dan nalar: bahwa terang kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan harus dibawa ke seluruh penjuru dunia — ke ruang akademik hingga kampung nelayan, ke mimbar gereja hingga forum publik,” tegas Gubernur Melki.

Ia juga menekankan bahwa IFTK Ledalero memiliki tradisi berpikir kritis yang harus terus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan intelektual kampus terhadap masyarakat. Pemerintah Provinsi, katanya, selalu membuka diri terhadap kritik, refleksi, dan dialog akademik.

“Pemerintahan yang baik tidak lahir dari pujian, melainkan dari keberanian berdialog. Kritik yang jujur dan berbasis argumentasi adalah bentuk tertinggi dari cinta terhadap daerah dan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur mengundang IFTK Ledalero untuk berpartisipasi dalam program One Village One Product (OVOP) dan inovasinya One Community One Product (OCOP) yang saat ini menjadi motor penggerak ekonomi rakyat di NTT. Ia menyebut bahwa jurusan-jurusan baru di IFTK, seperti Desain Komunikasi Visual, Kewirausahaan, dan Sistem Informasi, memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan produk lokal yang akan dipasarkan melalui jaringan Gerai NTT Mart di seluruh kabupaten/kota.

“IFTK Ledalero dengan daya kritis filsafat dan karya teknologi kreatif dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi rakyat dan memperkuat kemandirian komunitas,” tambahnya.

Kepada para wisudawan, Gubernur Melki Laka Lena berpesan agar mereka membawa semangat Diligite Lumen Sapientiae cintailah terang kebijaksanaan dalam setiap langkah pengabdian mereka di masyarakat.

“Pergilah, Anda sekalian diutus. Jadilah duta akal budi dan kasih di mana pun Anda berada,” tutupnya.

Acara wisuda turut dihadiri oleh Rektor IFTK Ledalero, Otto Gusti Madung, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emi Nomleni, Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI, Suparman, unsur Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Sikka, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Adrianus Amheka, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, serta para tokoh agama dan masyarakat.

BACA JUGA:  DPRD NTT Soroti Lambannya Penanganan Kasus Pengeroyokan Warga Susulaku, Desak Polres TTU Segera Tuntaskan

Dengan semangat Ayo Bangun NTT, Gubernur menegaskan kembali komitmen Pemerintah Provinsi untuk terus berkolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi dalam membangun manusia NTT yang cerdas, berkarakter, dan sejahtera. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.