Jembatan Pancasila Palmerah dan PLTAL Larantuka Kembali Dibahas, Gubernur Melki Laka Lena Lanjutkan Visi Frans Lebu Raya

oleh -1227 Dilihat
Gubernur Melki Didampingi Pimpinan SKPD Pose Bersama President Director PT Tidal Bridge Indonesia. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Proyek monumental Jembatan Pancasila Palmerah dan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) Larantuka kembali menjadi sorotan di masa kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena. Proyek yang digagas sejak era almarhum Frans Lebu Raya itu kini dibahas kembali dalam upaya melanjutkan visi besar pengembangan energi baru terbarukan dan konektivitas antar pulau di wilayah Flores Timur.

Gubernur Melki Laka Lena menerima audiensi tim Tidal Bridge BV dari Belanda di Ruang Rapat Gubernur NTT pada Senin (20/10/2025) sore. Pertemuan tersebut membahas langkah konkret untuk melanjutkan pembangunan jembatan dan proyek energi laut yang sempat menjadi perhatian internasional.

Kami menghormati fondasi yang sudah diletakkan oleh almarhum Bapak Frans Lebu Raya. Kini saatnya kita melanjutkan visi itu agar benar-benar terwujud. Proyek ini penting untuk menambah pasokan listrik dan menghadirkan energi bersih di wilayah Flores,” tegas Gubernur Melki.

Warisan Visioner Frans Lebu Raya

Jembatan Pancasila Palmerah pertama kali digagas pada tahun 2017 di masa Gubernur Frans Lebu Raya. Selain sebagai infrastruktur penghubung antara Pulau Adonara dan Larantuka (Kabupaten Flores Timur), jembatan ini dirancang menjadi sumber energi terbarukan pertama di Indonesia yang memanfaatkan kekuatan arus laut sebagai tenaga listrik.

Sejak awal, kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT dan Tidal Bridge BV telah melalui berbagai tahapan penting seperti Feasibility Study (FS), Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), Environmental and Social Impact Assessment (ESIA), serta studi interkoneksi dengan PLN.

Proyek ini juga telah mendapatkan dukungan pembiayaan dari Bank Pembangunan Belanda (FMO/Invest International) dan bahkan sempat menjadi salah satu contoh proyek inovatif berbasis energi bersih dalam Forum G20 di Bali.

BACA JUGA:  PN Kupang Eksekusi Putusan MA, Tanah di Jalan Veteran Sah Milik Jonas Salean

Komitmen Melanjutkan Energi Bersih

Dalam kesempatan tersebut, President Director PT Tidal Bridge Indonesia, Latif Gau, menegaskan bahwa proyek PLTAL Larantuka merupakan bentuk kerja sama berkelanjutan antara Pemerintah NTT dan mitra internasional untuk mengembangkan energi bersih berbasis potensi lokal.

Dari era Bapak Frans Lebu Raya hingga sekarang, Pemerintah NTT terus menunjukkan komitmen kuat terhadap energi baru terbarukan. Kami melihat sinergi yang baik dan kepemimpinan yang berkelanjutan untuk mewujudkan proyek ini,” ujarnya.

Menurutnya, PLTAL Larantuka ditargetkan mampu menghasilkan hingga 100 megawatt (MW) listrik untuk memperkuat sistem kelistrikan Pulau Flores. Saat ini, tim sedang mempersiapkan pembaruan dokumen AMDAL dan izin teknis yang telah kedaluwarsa agar proyek dapat segera masuk ke tahap konstruksi.

Menuju Proyek Strategis Nasional

Gubernur Melki Laka Lena juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan mempercepat proses administratif dan koordinasi dengan kementerian terkait agar proyek ini bisa masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Pemerintah Provinsi NTT akan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta pihak terkait lainnya agar PLTAL Larantuka bisa ditetapkan sebagai proyek strategis nasional,” ungkapnya.

Kepala Dinas ESDM Provinsi NTT, Rosye Hedwine, menjelaskan bahwa sejumlah dokumen masih perlu disempurnakan, termasuk dokumen FS, manajemen risiko, master plan, serta kesesuaian tata ruang dengan RTRW Provinsi dan Kabupaten Flores Timur.

Dihadiri Sejumlah Pihak Terkait

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR Benyamin Nahak, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulastri Rasyid, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Adelino Soares, serta Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Selfi H. Nange. Dari pihak mitra hadir pula CEO Tidal Bridge BV (Belanda), Mr. Eric Van Den Eijnden, dan perwakilan dari PT Pertamina Power Indonesia.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Launching Pergub Pendanaan Pendidikan SMA/SMK/SLB, Tegaskan Sinergi Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat

Dengan komitmen kuat pemerintah provinsi dan dukungan mitra internasional, proyek Jembatan Pancasila Palmerah dan PLTAL Larantuka diharapkan menjadi tonggak penting dalam sejarah pembangunan energi bersih dan infrastruktur strategis di Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.