Johni Asadoma Puji Sekolah Rakyat: Fasilitas Hebat Harus Melahirkan Generasi Hebat

oleh -52 Dilihat
Wagub NTT Johni Asadoma Tinjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang pada Jumat, 11 September 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang, Jumat (11/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung aktivitas pembelajaran sekaligus kondisi sarana dan prasarana pendidikan di sekolah yang mulai beroperasi sejak Juli 2026 itu.

Kedatangan Johni Asadoma disambut Wakil Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang, Gilbertus Fedensius Ngasu, bersama jajaran sekolah. Dalam kunjungan tersebut, Johni meninjau proses belajar mengajar pada jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Selain melihat kegiatan pembelajaran, Johni juga meninjau berbagai fasilitas yang menunjang pendidikan dan kehidupan siswa, seperti ruang kelas, aula, perpustakaan, laboratorium komputer, lahan produksi, asrama, hingga kantin atau ruang makan.

Menurut Johni, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, fasilitas yang telah disediakan harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa.

“Dibangunnya Sekolah Rakyat ini merupakan tujuan pemerintah, untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia. Ini sudah sangat benar,” ujar Johni.

Ia menegaskan, fasilitas pendidikan yang baik harus diikuti dengan kesungguhan siswa dalam belajar. Kesempatan yang diperoleh melalui Sekolah Rakyat, kata dia, tidak boleh disia-siakan.

Di hadapan para siswa, Johni juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini. Pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan dan kemandirian.

Dia meminta para siswa menjaga hubungan baik dengan sesama teman serta membangun budaya saling menghormati dan menyayangi, terutama karena mereka hidup bersama dalam lingkungan sekolah dan asrama.

“Tidak boleh berkata-kata kotor, memaki-maki teman, apalagi sampai memukul. Harus saling sayang, harus saling menghargai,” tegasnya.

BACA JUGA:  Dinas Pendidikan NTT Gelar Rekonsiliasi Dana BOSP Tahap I dan Sisa Dana 2024, Wagub Johni Asadoma Tekankan Pengelolaan yang Akuntabel dan Berkeadilan

Johni juga meminta para siswa menghormati guru dan mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan baik. Ia berharap pendidikan yang diterima di SRT dapat menjadi bekal untuk meraih cita-cita sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“Dengarkan dan harus menghormati guru. Terus belajar, supaya semakin berilmu dan bisa meraih cita-cita. Bersyukur kepada Tuhan, karena tidak semua anak bisa mendapatkan kesempatan bersekolah dan mendapatkan fasilitas belajar seperti ini,” katanya.

Tak hanya soal pendidikan, Johni mengingatkan para siswa agar tidak melupakan jasa orang tua. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari dukungan dan pengorbanan orang tua.

“Jangan sekolah di sini enak terus orang tua dilupakan. Keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari peran orang tua. Karena itu, anak-anak harus selalu menghormati, menyayangi dan membanggakan orang tua,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh siswa mematuhi aturan dan menjalankan aktivitas secara disiplin, mulai dari waktu belajar, sekolah, istirahat, olahraga hingga berbagai kegiatan positif lainnya.

Johni menilai fasilitas yang tersedia di SRT 1 Kabupaten Kupang merupakan kesempatan berharga bagi para siswa untuk berkembang.

“Selamat belajar dengan semua fasilitas yang telah disediakan. Dulu zaman kami, tidak ada sekolah hebat begini. Maka dari itu kalian harus bisa memanfaatkannya dengan baik untuk menjadi generasi hebat, cerdas, unggul dan berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, siswa Kelas 8 SRT 1 Kabupaten Kupang, Aryo Rivel Liu, mengaku senang mendapatkan kesempatan belajar di sekolah tersebut. Siswa asal Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, itu menyebut fasilitas yang tersedia sangat mendukung proses pembelajaran.

“Kami di sini sangat senang karena mendapatkan guru-guru yang hebat dan pengasuh yang baik. Kami juga diberikan fasilitas belajar yang memadai dan itu semua sangat mendukung proses kegiatan belajar. Selain itu banyak fasilitas lainnya untuk olahraga,” ujar Aryo.

BACA JUGA:  Tim Pidsus Kejari Sumba Timur Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Penyimpangan Anggaran Pilkada 2024

Untuk diketahui, saat ini jumlah siswa SRT 1 Kabupaten Kupang mencapai 364 orang. Mereka terdiri dari 24 siswa jenjang SD, 220 siswa SMP dan 120 siswa SMA.

Dengan berbagai fasilitas yang tersedia, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter untuk melahirkan generasi NTT yang cerdas, disiplin, mandiri, unggul dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.