Kadisdikbud NTT Dorong Lulusan SMK Jadi Pencipta Lapangan Kerja Lewat NTT Mart

oleh -390 Dilihat
Gubernur dan Wagub NTT Pose Bersama Pimpinan SKPD Lingkup Pemprov NTT di SMKN 2 Kupang pada Rabu, 11 Maret 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ambrosius Kodo menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu secara akademik, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ambrosius Kodo dalam laporannya pada kegiatan peluncuran NTT Mart by One School One Product (OSOP) di SMKN 2 Kupang pada Rabu, 11 Maret 2026.

Menurutnya, sektor pendidikan menyambut baik gagasan besar Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma melalui program NTT Mart dan OSOP yang dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi generasi muda.

“Sekolah tidak hanya menghabiskan, tetapi juga harus menghasilkan,” tegas Ambrosius Kodo.

Ia menjelaskan, kehadiran NTT Mart by OSOP menjadi sarana konkret bagi siswa untuk memasarkan produk hasil praktik mereka. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas atau bengkel praktik saja, tetapi dapat berlanjut hingga tahap produksi dan pemasaran.

Melalui program tersebut, para siswa juga dapat belajar langsung mengenai berbagai aspek kewirausahaan, mulai dari manajemen ritel, pemasaran digital, pelayanan pelanggan hingga pengelolaan keuangan.

“Kita ingin lulusan sekolah tidak hanya mencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.

Menariknya, pembangunan gedung NTT Mart di SMKN 2 Kupang juga menjadi bagian dari proses pembelajaran siswa. Seluruh tahapan pembangunan dikerjakan oleh siswa dari berbagai program keahlian sesuai bidang masing-masing.

Mulai dari pengukuran bangunan, konstruksi pondasi, pengelasan, pembangunan tembok dan plafon, instalasi listrik hingga desain bangunan dilakukan oleh siswa sebagai bagian dari praktik kejuruan mereka.

Produk yang dipasarkan di NTT Mart pun merupakan hasil karya siswa SMK se-Kota Kupang, mulai dari produk kuliner, kerajinan tangan hingga berbagai inovasi kreatif lainnya.

BACA JUGA:  Wagub Johni Asadoma Dorong Prosesi Galilea GMIT Jadi Destinasi Religi Baru di NTT

Ambrosius Kodo menilai, kehadiran NTT Mart by OSOP merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan sekolah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda di Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, para kepala SMK se-Kota Kupang, para siswa serta insan pers. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.