Kemenimipas Salurkan 20 Ton Beras untuk Korban Gempa Flores

oleh -85 Dilihat
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi Mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto di Rutan Kelas IIB Ruteng. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Ruteng-Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak gempa Flores di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut diserahkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi yang hadir mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto di Rutan Kelas IIB Ruteng, Kamis (3/9/2026).

Salah satu bantuan utama yang disalurkan berupa 20 ton beras, selain 2.000 selimut, 1.000 liter minyak goreng, 1.000 kilogram gula, 1.000 tray telur, 1.000 dus mi instan, obat-obatan serta berbagai kebutuhan lainnya.

Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari seluruh jajaran Kemenimipas dan diperuntukkan bagi masyarakat terdampak gempa, jajaran Rutan Kelas IIB Ruteng, warga binaan pemasyarakatan beserta keluarga, serta masyarakat terdampak di Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo.

Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Kemenimipas terhadap masyarakat yang masih menjalani masa pemulihan pascagempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

Selain menyerahkan bantuan, Mashudi bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) NTT juga meninjau langsung kondisi Rutan Kelas IIB Ruteng yang turut terdampak gempa.

Gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan Rutan Ruteng sehingga kondisi sarana dan prasarana tersebut membutuhkan perhatian serta penanganan lebih lanjut.

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan langkah penanganan serta pemulihan pasca bencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan terkoordinasi,” ujar Mashudi.

Menurutnya, kondisi sarana dan prasarana Rutan Ruteng perlu menjadi perhatian agar kegiatan pemasyarakatan tetap berjalan dengan baik. Keselamatan petugas dan warga binaan menjadi prioritas dalam penanganan pascagempa.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kondisi Rutan Ruteng.

BACA JUGA:  Kejati NTT Ungkap Capaian Penanganan 106 Kasus Korupsi Sepanjang 2025

“Kondisi Rutan Ruteng membutuhkan dukungan dan tindak lanjut, terutama pada bagian bangunan yang terdampak gempa. Kami akan terus berkoordinasi dan menyampaikan kondisi di lapangan agar penanganannya dapat segera dilakukan,” kata Decky.

Ia menambahkan, jajaran Kanwil Ditjenpas NTT bersama Rutan Kelas IIB Ruteng akan terus memantau kondisi pascabencana dan memastikan pelayanan kepada warga binaan serta pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan tetap berjalan.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kemenimipas yang telah hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah Ruteng.

“Terima kasih kepada jajaran Kemenimipas atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga dengan bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang menerima,” ujarnya.

Penyerahan bantuan tersebut turut melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenimipas dan Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS).

Bagi masyarakat penerima bantuan, kehadiran jajaran Kemenimipas menjadi bentuk perhatian di tengah proses pemulihan pascagempa. Bantuan kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa,” ujar salah seorang penerima bantuan, Ipin.

Usai menyerahkan bantuan dan meninjau kondisi Rutan Ruteng, Mashudi bersama Kakanwil Ditjenpas NTT dan jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai makan siang bersama seluruh warga binaan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan secara humanis sekaligus memperkuat solidaritas dan kebersamaan antara jajaran pemasyarakatan dengan warga binaan.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan penguatan dari Dirjenpas Mashudi kepada seluruh warga binaan Rutan Kelas IIB Ruteng agar tetap kuat dan tabah dalam menghadapi kondisi pascabencana gempa Flores.

BACA JUGA:  52 WBP Rutan Ruteng Dipindahkan ke Bajawa Usai Bangunan Rusak Diguncang Gempa Flores

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.