Kodam Sobe Sonbai Resmi Jadi Kekuatan Baru Flobamorata, Gubernur Melki Serukan Ayo Bangun NTT

oleh -52 Dilihat
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena Hadiri Acara Syukuran dan Perkenalan Pangdam XXVII/Sobe Sonbai, Mayor Jenderal TNI Thevi Angandowa Zebua di Hotel Aston Kupang pada Senin, 2 November 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Kehadiran Komando Daerah Militer (Kodam) XXVII/Sobe Sonbai menjadi kekuatan baru bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya dalam memperkokoh pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat menghadiri acara syukuran dan perkenalan Pangdam XXVII/Sobe Sonbai, Mayor Jenderal TNI Thevi Angandowa Zebua, di Hotel Aston Kupang pada Senin (2/11/2026) malam.

Mengusung tema “Memperkuat Silaturahmi, Memperkuat Sinergi, dan Membangun Kebersamaan untuk NTT yang Aman, Damai dan Sejahtera”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.

Gubernur Melki menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua beserta keluarga di Bumi Flobamorata. Ia juga memberikan apresiasi atas terbentuknya Kodam XXVII/Sobe Sonbai yang dinilainya sebagai momentum bersejarah sekaligus kebanggaan masyarakat NTT.

Menurut Melki, kehadiran Kodam baru ini diharapkan semakin memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah, meningkatkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

NTT memiliki posisi geografis yang sangat strategis karena berada di wilayah paling selatan Indonesia dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. Dengan kondisi tersebut, menjaga keamanan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah NTT merupakan bagian penting dari upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Gubernur menegaskan, Kodam XXVII/Sobe Sonbai bukan hanya menjadi kebanggaan institusi TNI, tetapi juga harapan masyarakat di 21 kabupaten dan satu kota agar stabilitas keamanan semakin kuat dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh.

Sinergi TNI dan Pemerintah Kawal Pembangunan NTT

BACA JUGA:  NTT Perkuat Layanan Hukum Berbasis Desa Lewat Peresmian Posbankum dan Pelatihan Paralegal

Lebih jauh, Melki menegaskan pembangunan NTT tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kesamaan visi, keselarasan program, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia berharap Kodam XXVII/Sobe Sonbai dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung berbagai agenda pembangunan melalui kerja sama sesuai tugas dan fungsi TNI.

Sejumlah bidang yang menjadi perhatian bersama antara lain menjaga stabilitas keamanan wilayah, mendukung ketahanan pangan, membantu pembangunan infrastruktur, memperkuat penanganan bencana, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta mendorong gotong royong dan pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program Dasa Cita Ayo Bangun NTT yang mencakup sepuluh agenda prioritas pembangunan.

Agenda itu meliputi penguatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan kelautan, pengembangan kreativitas generasi muda dan perempuan, pariwisata, peningkatan pelayanan kesehatan, penurunan stunting, penguatan pendidikan vokasi, pemerataan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan publik, transformasi digital, serta penguatan kolaborasi pembangunan.

“Pembangunan Nusa Tenggara Timur tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kesamaan visi, keselarasan program, dan langkah nyata dari seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, TNI tidak dapat bekerja sendiri, demikian pula masyarakat membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak,” tegas Melki.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok desa dan pulau-pulau terluar NTT.

Pangdam Thevi: Sobe Sonbai Adalah Warisan Perjuangan

Sementara itu, Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran Forkopimda, keluarga besar Sobe Sonbai, serta seluruh masyarakat NTT atas sambutan hangat yang diberikan kepadanya.

Ia mengungkapkan bahwa kepercayaan menjadi pejabat pertama yang memimpin Kodam XXVII/Sobe Sonbai merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

BACA JUGA:  Komda Lansia NTT Butuh Perhatian Serius dan Sentuhan dari Gubernur Melki Laka Lena

“Flobamorata bukan sekadar tempat tugas baru bagi kami, tetapi telah menjadi rumah baru yang penuh dengan kehangatan,” ungkapnya.

Menurut Thevi, penggunaan nama Sobe Sonbai sebagai identitas Kodam bukan sekadar nama geografis atau administratif, melainkan mengandung warisan sejarah perjuangan, keteguhan, keberanian, dan harga diri masyarakat NTT.

Semangat Sobe Sonbai yang dikenal sebagai “Harimau yang Tak Pernah Tunduk” harus menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit untuk tidak menyerah menghadapi tantangan, tetap teguh dalam keterbatasan, serta senantiasa berdiri tegak menjaga kedaulatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pangdam juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Kodam membutuhkan dukungan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, Polri, serta seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak semua pihak menjadikan semboyan leluhur Sobe Sonbai, “Nekaf Mese Ansaof Mese” yang berarti satu hati, satu jiwa, sebagai pedoman dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Melki: Ayo Bangun Indonesia, Ayo Bangun NTT!

Sebelumnya, Gubernur Melki bersama jajaran Forkopimda menyambut kedatangan Pangdam Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XXVII/Sobe Sonbai, Ny. Rieli Thevi Zebua, di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang.

Penyambutan tersebut diwarnai prosesi adat Timor Natoni sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan secara adat kepada Pangdam yang baru.

Acara syukuran turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia Nomleni, Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Kajati NTT Roch Adi Wibowo, Dankodaeral VII Kupang Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, Danlanud El Tari Kupang Marsma TNI Somad, Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Hendro Cahyono, para kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jajaran TNI/Polri.

BACA JUGA:  Komisi V DPRD NTT Minta Sekolah Percepat Sosialisasi SPMB Online, TTS Jadi Sorotan

Untuk diketahui, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua resmi dilantik sebagai Pangdam XXVII/Sobe Sonbai pada 5 Oktober 2026 oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai merupakan bagian dari penataan organisasi TNI Angkatan Darat melalui pembentukan sejumlah komando daerah militer baru, termasuk di wilayah NTT.

Menutup sambutannya, Gubernur Melki mengajak seluruh jajaran Kodam XXVII/Sobe Sonbai dan masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Bersama Kodam XXVII/Sobe Sonbai, Ayo Bangun Indonesia, Ayo Bangun NTT!” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.