Kunjungi Manggarai Timur, Gubernur NTT Tekankan Pentingnya KTP untuk Akses Kesehatan dan Dorong Peningkatan PAD Daerah

oleh -1365 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Wakil Bupati Manggarai Timur Beraudiensi dengan para Camat, Lurah dan Kepala Desa. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Borong-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai Timur pada Selasa, 15 Juli 2025. Kunjungan ini menandai lawatan perdana Gubernur Melki ke daerah tersebut sejak dilantik, dan disambut langsung oleh Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur.

Dalam agenda utama yang digelar di Aula Kantor Bupati Manggarai Timur, Gubernur Melki berdialog langsung dengan para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Manggarai Timur. Fokus pembahasan berkisar pada penguatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dengan penekanan khusus pada pentingnya pendataan identitas kependudukan.

“Tolong pastikan semua warga Manggarai Timur ini harus punya KTP, terutama mereka yang rentan. Ini penting agar semua bisa terlayani dengan baik dalam mengakses layanan kesehatan,” tegas Gubernur Melki dalam arahannya.

Gubernur menekankan bahwa KTP merupakan kunci utama untuk menjamin akses layanan kesehatan karena menjadi identitas tunggal peserta BPJS Kesehatan dalam proses pendaftaran, verifikasi data, hingga layanan medis. Ia pun meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa segera melakukan pendataan menyeluruh.

Audiensi tersebut diawali dengan laporan dari Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Nara Grace Ginting, yang menjelaskan bahwa Kabupaten Manggarai Timur telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas BPJS, sebuah capaian penting yang menunjukkan bahwa mayoritas warga telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan.

“Status ini merupakan keistimewaan bagi masyarakat Manggarai Timur karena memudahkan dalam mengakses layanan kesehatan,” ujar Grace.

Gubernur Melki juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terus mendukung agenda nasional ini dengan turut mengalokasikan anggaran dari APBD I untuk menanggung biaya BPJS Kesehatan bagi masyarakat tidak mampu. Untuk Kabupaten Manggarai Timur, sebanyak 1.289 jiwa dicover langsung oleh Pemprov NTT.

Lebih lanjut, Gubernur Melki mengingatkan pentingnya kehadiran tenaga kesehatan di setiap desa, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

“Setiap desa wajib punya Bidan Desa, Perawat, dan Apoteker. Kalau ada desa yang belum punya, segera isi. Jangan sampai kosong terus,” imbuhnya.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Melki dan dukungan nyata Pemprov terhadap program kesehatan di wilayahnya. Ia menilai kehadiran Gubernur adalah simbol komitmen bersama dalam membangun Manggarai Timur dan NTT secara lebih merata dan adil.

Usai audiensi, Gubernur dan rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau UPT Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT di Kabupaten Manggarai Timur. Di hadapan para staf, Gubernur menekankan pentingnya kerja kolaboratif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai kunci pembangunan.

“Di saat negara sedang melakukan efisiensi, kita justru harus berpikir out of the box dan naikkan target PAD. Sejauh dimungkinkan regulasi dan tidak memberatkan masyarakat, kerjakan,” tegas Melki.

Ia menegaskan bahwa pembangunan di daerah akan berjalan maksimal jika sumber pendanaan daerah juga menguat. Karena itu, ia mengajak seluruh tim di UPT tersebut untuk terus bekerja dengan semangat, inovasi, dan kekompakan.

Kunjungan ini menjadi penegasan komitmen Gubernur Melki Laka Lena dalam membangun NTT dari daerah terpencil, dengan mengedepankan layanan dasar yang inklusif, serta penguatan pendapatan daerah sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.