Kunker ke Alor Wagub NTT Sebut Posyandu Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

oleh -1375 Dilihat

Suarantt.id, Kalabahi-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan bahwa pelayanan posyandu harus berjalan secara optimal karena menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Posyandu Paabala Mali, Kabupaten Alor pada Kamis (11/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan kesehatan dasar bagi ibu hamil, balita, dan lansia, sekaligus mendengar aspirasi masyarakat serta para kader posyandu terkait kebutuhan di lapangan.

“Pelayanan dasar seperti posyandu ini sangat penting dan harus dijaga keberlangsungannya, karena langsung menyentuh masyarakat,” ujar Wagub Johni Asadoma.

Dalam dialog bersama warga, Wagub juga menanyakan kondisi kesehatan masyarakat serta kebiasaan melakukan pemeriksaan rutin. Ia mengingatkan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Lebih baik rutin mengecek kesehatan daripada menunggu sakit baru berobat,” pesannya.

Ketua kader Posyandu Paabala Mali, Kemsili La’a, yang telah mengabdi sejak tahun 1986, menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan. Menurutnya, keterbatasan fasilitas seperti alat kesehatan tambahan dan ruang pelayanan yang memadai menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kualitas layanan.

“Kami membutuhkan fasilitas yang cukup agar pelayanan bisa berjalan lebih baik,” ungkap Kemsili.

Hal senada disampaikan Pendeta Febriane yang menyebutkan bahwa hampir 100 balita rutin datang ke posyandu setiap bulan. Dengan jumlah tersebut, ruang pelayanan yang tersedia saat ini dinilai sudah tidak mencukupi.

“Ruang yang ada belum mampu menampung jumlah balita yang datang setiap bulan,” jelasnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wagub Johni Asadoma memastikan Pemerintah Provinsi NTT akan menindaklanjuti sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku.

“Usulan ini akan kami evaluasi dan masukkan ke dalam perencanaan tahun mendatang sesuai prosedur,” tegasnya.

BACA JUGA:  Alumni Syuradikara Gelar Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Haukoto

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni Asadoma didampingi Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT, Vera Christina Sirait.

Untuk diketahui, Posyandu Paabala Mali beroperasi satu kali setiap bulan dengan pelayanan meliputi pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta pengecekan tekanan darah bagi lansia. Bagi balita yang teridentifikasi mengalami gizi kurang, posyandu telah menjalankan program pemberian telur dan susu selama 56 hari. Sementara itu, Program Makanan Tambahan (PMT) bagi lansia hingga kini belum tersedia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.