Lulusan Terbanyak dalam Sejarah, 71 Siswa SDK Hosana Siap Melangkah ke Jenjang Baru

oleh -27 Dilihat
Wawali Kupang Serena Francis Resmi Lepas 71 Siswa Kelas VI SDK Hosana Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)


Kupang-Momen pelepasan siswa kelas VI SDK Hosana Kupang tahun ajaran 2025/2026 berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Sebanyak 71 siswa resmi dilepas sebagai lulusan angkatan ke-20, yang sekaligus tercatat sebagai jumlah lulusan terbanyak sepanjang sejarah sekolah tersebut.
Acara Syukuran Kelulusan dan Pelepasan yang digelar di Oriental Restaurant, Sabtu (13/6), semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis. Kehadirannya tidak hanya dalam kapasitas sebagai pejabat pemerintah, tetapi juga sebagai alumni SDK Hosana yang kembali untuk berbagi inspirasi kepada generasi penerus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang Paul Dima, Pdt. Devi M., S.Th., para pembina dan pengurus Misi Agape Kupang, Kepala SDK Hosana Kupang Deky Fanggidae, para guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta seluruh siswa kelas VI. Hadir pula Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang bersama jajaran.
Dalam sambutannya, Serena mengenang perjalanan pendidikannya sejak usia dini hingga sekolah dasar di SDK Hosana. Ia menegaskan bahwa sekolah tersebut memiliki peran penting dalam membentuk karakter, nilai hidup, serta semangat belajar yang terus ia pegang hingga saat ini.
Menurutnya, kelulusan bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menempuh pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Kelulusan ini adalah langkah awal. Anak-anak harus terus belajar, berani bermimpi besar, dan membangun karakter yang kuat sebagai bekal meraih masa depan,” ujar Serena.
Ia juga memberikan apresiasi atas pencapaian SDK Hosana yang berhasil masuk dalam jajaran 10 besar sekolah berprestasi di Kota Kupang. Hal tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja sama antara sekolah, yayasan, guru, orang tua, dan para siswa.
Serena turut menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia mengingatkan bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga tidak perlu dibandingkan satu sama lain.
“Kita harus percaya bahwa setiap anak memiliki talenta masing-masing. Tugas kita adalah mendukung dan membantu mereka menemukan jalan terbaiknya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDK Hosana Kupang, Deky Fanggidae, menyampaikan bahwa seluruh siswa kelas VI tahun ini dinyatakan lulus 100 persen. Ia juga menyoroti bahwa angkatan ini memiliki cerita tersendiri karena memulai pendidikan dasar pada masa pandemi COVID-19.
Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dialami selama masa pandemi justru membentuk karakter siswa menjadi lebih tangguh dan adaptif.
“Anak-anak ini belajar bahwa kehidupan selalu berubah, tetapi mereka yang mau beradaptasi akan mampu bertahan dan berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, gereja, Yayasan Misi Agape Kupang, serta semua pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.
Dengan bekal pengalaman dan karakter yang telah dibentuk, para lulusan SDK Hosana Kupang diharapkan mampu melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan percaya diri dan semangat untuk terus meraih prestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.