Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Permanen Pertama di NTT Beroperasi Juli 2026

oleh -79 Dilihat
Mensos RI Didampingi Gubernur dan Wagub NTT Tinjau Sekolah Rakyat Permanen Pertama di NTT pada Minggu, 31 Mei 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Oelamasi-Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menargetkan Sekolah Rakyat permanen pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibangun di Kabupaten Kupang mulai beroperasi pada Juli 2026. Saat ini, progres pembangunan sekolah tersebut telah mencapai sekitar 75 persen.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat meninjau langsung lokasi pembangunan di Jalan Tilong Dam, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Minggu (31/5/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan program prioritas nasional di bidang pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan kelompok rentan.

“Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang Provinsi NTT posisinya sudah mencapai dan mendekati 75 persen. Kita harapkan pembelajaran nanti bisa dimulai pada bulan Juli mendatang,” ujar Gus Ipul.

Sekolah Rakyat permanen pertama di NTT ini dibangun di atas lahan seluas 10 hektare dan dirancang mampu menampung lebih dari 1.000 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA, dengan sistem pendidikan berbasis asrama.

Gus Ipul menjelaskan, fasilitas yang disiapkan tidak hanya ruang belajar, tetapi juga asrama bagi siswa dan guru, fasilitas olahraga, laboratorium, perpustakaan, serta sarana kegiatan ekstrakurikuler guna mendukung proses pembelajaran terpadu.

“Semua fasilitas ini diharapkan menjadi bagian dari dukungan Sekolah Rakyat terhadap proses pembelajaran yang berkualitas,” katanya.

Ia menegaskan, program Sekolah Rakyat merupakan intervensi pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin ekstrem sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

“Ini adalah persembahan Presiden Prabowo Subianto untuk keluarga paling tidak mampu dalam rangka memutus mata rantai kemiskinan dan menghasilkan generasi emas 2045,” tegasnya.

BACA JUGA:  Gus Ipul Terharu Lihat Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat di Kupang, Bukti Nyata Program Prioritas Presiden

Gus Ipul juga menyebut Kabupaten Kupang menjadi daerah pertama di NTT yang memenuhi persyaratan lahan sehingga ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen pertama.

“Untuk tahap awal, baru Kabupaten Kupang yang memenuhi syarat lahan,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah daerah lain di NTT dapat segera menyiapkan lahan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat diperluas ke wilayah lainnya.

Menurutnya, pembangunan fisik sekolah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sementara Kementerian Sosial berperan dalam pengusulan program serta koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah.

Gus Ipul memastikan seluruh aspek teknis telah diperhitungkan sebelum pembangunan dimulai, termasuk ketersediaan air, pasokan listrik, hingga mitigasi risiko bencana.

“Semua sudah dihitung dan menjadi bagian dari kriteria sebelum pembangunan dilakukan,” katanya.

Selain meninjau pembangunan sekolah permanen, Gus Ipul juga melihat langsung perkembangan Sekolah Rakyat rintisan yang saat ini masih menggunakan gedung sementara.

Dirinya menilai perkembangan sekolah rintisan tersebut cukup menggembirakan dan telah menunjukkan hasil yang positif. Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang dirancang menerima siswa secara bertahap.

Pada tahun pertama diperkirakan akan menampung sekitar 300 hingga 400 siswa, meningkat menjadi sekitar 800 siswa pada tahun berikutnya, dan ditargetkan mencapai kapasitas penuh pada 2028.

“Setiap tahun kita menerima sekitar 300 siswa, sehingga dalam tiga tahun sudah bisa mencapai kapasitas penuh,” jelasnya.

Terkait pengelolaan, pemerintah menetapkan aset sekolah tetap menjadi milik negara dan akan dikelola bersama oleh Kementerian Sosial dan pemerintah daerah. Seleksi siswa akan difokuskan pada warga lokal dari keluarga miskin ekstrem berdasarkan verifikasi data kesejahteraan sosial, sementara rekrutmen tenaga pendidik dilakukan secara ketat melalui koordinasi lintas kementerian.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan Pemerintah Provinsi NTT akan terus mengawal proses pembangunan agar target operasional Juli 2026 dapat tercapai.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Minta Dukungan Mensos RI untuk Program Sekolah Rakyat dan Penebalan Bansos

“Kami akan memastikan pembangunan yang sudah mencapai 75 persen ini segera tuntas hingga 100 persen sehingga bisa cepat beroperasi,” ujarnya.

Ia juga menyatakan pemerintah provinsi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota di NTT agar segera menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat berikutnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Kupang Yosep Lede, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.