Suarantt.id, Mbay-Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Nagekeo periode 2026-2029 menjadi momentum penting dalam menegaskan arah baru gerakan organisasi kepemudaan tersebut, dari yang semula bersifat diskursif menuju gerakan berbasis aksi nyata di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan yang meliputi Masa Perkenalan Anggota (Maperta), Konferensi Cabang (Konpercab) I, hingga pelantikan pengurus berlangsung khidmat pada Sabtu (25/4/2026) di Mbay. Kegiatan ini turut melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh gereja, serta pemuda lintas organisasi.
Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Neil Rondo, dalam sambutannya menegaskan bahwa fase “Arah Baru” GAMKI merupakan respons atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.
Dia menekankan bahwa organisasi kepemudaan tidak boleh lagi berhenti pada ruang diskusi, melainkan harus hadir secara konkret menjawab persoalan rakyat.
“GAMKI tidak boleh lagi hanya hadir untuk berbicara, tetapi harus bekerja. Kita harus memastikan kehadiran kita dirasakan di tengah krisis yang dihadapi masyarakat,” tegas Winston.
Sebagai bentuk implementasi arah baru tersebut, GAMKI NTT telah meluncurkan lima inovasi strategis, yakni Brigade Serbaguna (BRIGSENA) dengan Tim Reaksi Cepat, Sekolah Demokrasi Pemuda Gereja, Sekolah Event Organizer & Wedding Organizer (EO/WO), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GAMKI NTT, serta Koperasi Ora Et Labora.
Menurut Winston, kekuatan organisasi justru terletak di tingkat cabang. Oleh karena itu, DPC GAMKI Nagekeo diharapkan menjadi motor penggerak utama yang mampu menerjemahkan berbagai program tersebut ke dalam aksi nyata yang menyentuh kebutuhan lokal, seperti pemberdayaan ekonomi pemuda, penguatan kapasitas demokrasi, hingga kesiapsiagaan bencana.
Kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Mega Manggoa, S.Th. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya kasih sebagai fondasi pelayanan organisasi sebagaimana tertuang dalam Roma 12:9-12.
“Kasih yang tulus itu bebas dari kepentingan. Dari situlah pelayanan yang benar dimulai,” pesannya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Plh Sekretaris Daerah, Imanuel Ndun menyampaikan apresiasi atas kehadiran GAMKI sebagai mitra strategis pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan generasi muda.
Dia menegaskan bahwa organisasi merupakan ruang pembentukan karakter yang menuntut kesiapan menghadapi tantangan, bukan sekadar mencari kenyamanan.
“Organisasi adalah tempat menempa diri. Di situ kita belajar menghadapi tantangan agar siap menghadapi realitas di luar,” ujarnya.
Melalui Konferensi Cabang I ini, GAMKI Nagekeo resmi menetapkan kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi selama tiga tahun ke depan. Para pengurus diharapkan segera melakukan konsolidasi dan mengimplementasikan program kerja secara progresif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen GAMKI NTT untuk menghadirkan organisasi kepemudaan yang relevan, responsif, dan berorientasi pada solusi, serta memperkuat peran pemuda sebagai aktor perubahan di tingkat lokal. ***






