NTT Kirim 56 Atlet Bela Diri ke PON 2025, Gubernur Melki Tekankan Nilai Persaudaraan

oleh -3314 Dilihat
Gubernur NTT Pose Bersama Para Atlet dan Ofisial yang Berlaga di PON Tahun 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Provinsi NTT Tahun 2025 dalam upacara yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten, Kantor Gubernur NTT pada Senin (13/10/25).

Acara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Alfons Theodorus, jajaran pengurus cabang olahraga bela diri seperti FORKI, IPSI, WI, PERKEMI, TI, dan KODRAT Provinsi NTT, serta para atlet, pelatih, dan official yang akan berlaga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 11–26 Oktober 2025 mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan pentingnya disiplin, sportivitas, dan semangat persaudaraan sebagai nilai utama yang harus dipegang oleh setiap atlet selama mengikuti ajang bergengsi nasional tersebut.

“Disiplin adalah kunci sukses. Tidak ada keberhasilan dalam olahraga tanpa disiplin. Sebagai atlet, kita harus disiplin waktu, disiplin makan-minum, disiplin istirahat, dan disiplin latihan,” tegas Gubernur Melki.

Ia juga mengingatkan agar seluruh atlet menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjaga hubungan persaudaraan antar daerah.

“Menang harus diraih dengan cara-cara yang sportif. Kalah pun harus diterima dengan jiwa besar dan sportif. Raihlah prestasi tanpa melupakan persaudaraan, karena kita semua adalah anak-anak NTT yang membawa nama baik daerah di kancah nasional,” ujarnya.

Menurutnya, kemenangan sejati tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diperoleh, tetapi juga dari semangat juang, kerja keras, dan sikap pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet selama bertanding.

“Berjuanglah untuk menang tanpa melukai persaudaraan. Dengan penuh bangga, saya mewakili pemerintah dan masyarakat NTT mengucapkan selamat bertanding. Tampilkan yang terbaik. Apa pun hasilnya, kalian adalah pejuang dan pahlawan olahraga NTT,” tutur Gubernur Melki menutup arahannya.

Kontingen NTT tahun ini berjumlah 80 orang, terdiri dari 4 orang pimpinan dan staf kontingen, 6 orang official, 14 pelatih, dan 56 atlet yang akan turun di enam cabang olahraga bela diri, yakni Taekwondo, Tarung Derajat, Pencak Silat, Shorinji Kempo, Karate, dan Wushu.

BACA JUGA:  Nuansa Rohani dan Persaudaraan Warnai Ibadah dan Prosesi Paskah GMIT 2025 di Kota Kupang

Sebagian atlet dari cabang Taekwondo dan Tarung Derajat telah berangkat lebih dahulu ke Kudus karena jadwal pertandingan yang lebih awal.

Plt. Kadispora NTT, Alfons Theodorus, menyampaikan bahwa sebagian besar atlet merupakan hasil pembinaan jangka panjang melalui program Sentra Keolahragaan PPLD (Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Daerah) dan PPLMD (Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Mahasiswa Daerah) yang dikelola oleh Dispora NTT.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan kontingen NTT di PON cabang bela diri menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTT terhadap kemajuan dunia olahraga daerah dan semangat pembinaan atlet berprestasi.

“Kami berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat NTT agar para atlet dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk daerah kita tercinta,” ujar Alfons.

Pelepasan kontingen ini menjadi momen penuh semangat dan kebanggaan bagi seluruh peserta, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda NTT untuk terus meneladani nilai-nilai disiplin, sportivitas, dan pantang menyerah di segala bidang kehidupan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.