NTT Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Kirab Budaya “NTT Bagaya Merayakan Warisan Menyongsong Masa Depan”

oleh -854 Dilihat
Gubernur NTT Buka Kegiatan Karnaval Budaya HUT ke-80 RI. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Kirab Budaya bertajuk “NTT Bagaya Merayakan Warisan Menyongsong Masa Depan” dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kirab yang diikuti 80 kelompok peserta dari instansi pemerintahan, sekolah, dan paguyuban etnis ini dilepas langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur pada Rabu (13/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hasil perjuangan panjang seluruh rakyat dari berbagai latar belakang budaya, suku, agama, dan ras, termasuk rakyat NTT.

“Kemerdekaan ini adalah bagian dari perjuangan seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Kirab Budaya tahun ini hadir dengan nuansa baru yang memadukan pelestarian warisan budaya dan promosi pariwisata berkelanjutan (eco-cultural tourism). Peserta menampilkan beragam kekayaan budaya seperti kain tenun, musik tradisional, tarian, kuliner, dan upacara adat dari 22 kabupaten/kota di NTT, bahkan juga budaya nusantara yang hidup di daerah ini.

Gubernur Melki menekankan bahwa adat dan budaya adalah anugerah Tuhan yang tak ternilai sehingga harus dilestarikan agar tidak punah.

“Kirab budaya ini adalah bagian dari kita ingin menegaskan peran kelompok adat budaya pada hari kemerdekaan ini,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat simpul kebhinekaan, membangun rasa damai, dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman etnis di NTT.

Selain pelestarian budaya, Kirab Budaya juga dinilai berdampak pada pertumbuhan ekonomi kreatif, mendorong UMKM, dan menarik kunjungan wisatawan.

“Banyak rantai ekonomi yang bergerak dengan pelaksanaan Kirab Budaya hari ini. Ini bisa memberikan manfaat secara ekonomi bagi kita semua,” tambahnya.

Salah satu peserta, Dinda, mengaku bangga bisa ikut serta.

“Beta senang bisa ikut lagi karnaval ini, pokoknya seru. Di sini beta bisa lihat banyak pakaian adat NTT yang bagus-bagus,” ungkapnya.

Rute kirab dimulai dari Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur menuju Polda NTT, dilanjutkan ke arah Kuanino, dan berakhir di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang. Peserta menampilkan atraksi budaya di tiga titik Rumah Jabatan Gubernur, Gereja Koinonia, dan depan Kantor OJK Kupang yang kemudian dinilai oleh dewan juri.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Dukung Penuh Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, jajaran Forkopimda NTT, pejabat perangkat daerah, Wakil Wali Kota Kupang, dan insan pers.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.