Festival Budaya Oesapa Selatan Tutup Rangkaian HUT ke-80 RI, Wakil Wali Kota Kupang Ajak Warga Kobarkan Semangat Persatuan

oleh -345 Dilihat
Wawali Kupang Tutup Festival Budaya Oesapa Selatan Tahun 2025. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Suasana penuh warna dan semangat kebersamaan mewarnai Festival Budaya Kelurahan Oesapa Selatan pada Jumat (19/9/2025). Acara ini menjadi penutup rangkaian perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia dan resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, di halaman Gereja Marturia Oesapa Selatan.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Majelis Jemaat GMIT Marturia Oesapa Selatan, Pdt. Fedriana N. Bunga-Manafe, Ketua Majelis Jemaat GMIT Moria Kupang, Pdt. Elisabeth Radja Gah-Djara, Plt. Lurah Oesapa Selatan Thobias Tallo, para LKK, Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukur sekaligus kegembiraannya bisa kembali hadir di tengah masyarakat Oesapa Selatan. Ia menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga perayaan atas keberagaman, kebersamaan, dan semangat persatuan warga.

“Ini momen istimewa, bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan toleransi yang tumbuh di tengah masyarakat. Kemeriahan seni budaya, kreasi etnis, serta partisipasi UMKM dan anak-anak muda, menunjukkan bahwa Oesapa Selatan adalah kelurahan yang hidup, penuh energi, dan bisa jadi teladan bagi seluruh Kota Kupang,” ujarnya.

Serena juga mengingatkan pentingnya merawat nilai toleransi yang telah melekat kuat di Kota Kupang. Ia bangga karena sejak 2018, Kupang selalu masuk dalam 10 besar kota paling toleran di Indonesia. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya lokal, termasuk motif tenun CP khas Kota Kupang, sebagai identitas kebanggaan bersama.

“Sendirian kita hanyalah setetes air, tapi bersama-sama kita adalah samudera luas. Mari terus kobarkan semangat persatuan, optimisme, dan kebersamaan untuk membangun Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ketua Panitia Yulius Pandie dalam laporannya menyampaikan bahwa festival ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari perangkat kelurahan, LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, RT-RW, hingga partisipasi warga. Festival diisi dengan karnaval budaya, pentas seni, lomba fashion show, dan aneka kreasi lokal.

Dengan semangat gotong royong dan antusiasme masyarakat, Festival Budaya Oesapa Selatan tak hanya menjadi penutup yang meriah bagi HUT RI ke-80, tetapi juga simbol nyata persatuan dalam kebinekaan di Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.