Kanwil Ditjenpas NTT Tampilkan Produk Warga Binaan di Hari Bhayangkara ke-80

oleh -290 Dilihat
Stand Kanwil Ditjenpas NTT di HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur turut ambil bagian dalam Bazar UMKM dan Pasar Murah yang digelar oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Bhayangkara Mapolda NTT selama tiga hari, pada 3-5 Juli 2026. Partisipasi Kanwil Ditjenpas NTT menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap penguatan program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya melalui promosi dan pemasaran produk-produk unggulan hasil karya WBP dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-NTT.

Berbagai produk hasil karya warga binaan ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari kain tenun khas daerah, kerajinan tangan, tas rajut, aneka kue basah dan camilan, hingga hasil pertanian seperti sayuran hidroponik dan buah-buahan segar.

Kehadiran produk-produk ini menarik perhatian pengunjung yang memadati area bazar sejak hari pertama pelaksanaan.
Booth Kanwil Ditjenpas NTT menjadi salah satu stan yang paling ramai dikunjungi.

Banyak masyarakat terlihat antusias melihat langsung kualitas produk sekaligus melakukan pembelian sebagai bentuk dukungan terhadap hasil karya warga binaan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dari hasil pembinaan yang selama ini dilakukan di seluruh UPT Pemasyarakatan di NTT.

“Setiap produk yang dipamerkan merupakan hasil kerja keras dan proses pembinaan yang dijalani Warga Binaan. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan, kreativitas, dan kesempatan untuk berkarya serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Dukungan masyarakat melalui pembelian produk ini menjadi semangat bagi mereka untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah NTT, Rudi Darmoko, memberikan apresiasi atas partisipasi Kanwil Ditjenpas NTT serta kualitas produk yang dihasilkan oleh warga binaan. Ia menilai bahwa produk-produk tersebut memiliki daya saing dan kualitas yang membanggakan.

“Produk-produk karya Warga Binaan ini sangat baik dan memiliki kualitas yang membanggakan. Ini membuktikan bahwa program pembinaan di Pemasyarakatan berjalan dengan baik. Kami mendukung penuh agar karya-karya seperti ini semakin dikenal masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi Warga Binaan maupun perekonomian daerah,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya implementasi program pembinaan kemandirian yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat pemberdayaan warga binaan agar lebih produktif dan berkontribusi bagi masyarakat luas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.