Pelantikan Direksi dan Komisaris Tandai Babak Baru Transformasi Bank NTT Menuju Bank Daerah yang Modern

oleh -1018 Dilihat
Gubernur dan Wagub NTT Pose Bersama Direksi dan Komisaris Bank NTT yang Baru Dilantik. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melantik jajaran Direksi dan Komisaris Utama Bank NTT periode 2025-2030 pada Kamis (13/11/25) pagi di Aula Fernandez, Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT Kupang pada Kamis, 13 November 2025.

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi Bank NTT menuju lembaga keuangan daerah yang modern, sehat, dan berorientasi pada kepentingan rakyat Nusa Tenggara Timur.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri para bupati dan wali kota pemegang saham seri A, pejabat Bank Indonesia Provinsi NTT, serta keluarga besar para pejabat yang dilantik.

Jajaran direksi baru yang dilantik terdiri dari Charlie Paulus (Direktur Utama), Rahmat Saleh (Direktur Umum dan SDM), Aloysius RA Geong (Direktur Kredit), dan Heru Helbianto (Direktur Dana dan Treasury). Sementara posisi Komisaris Utama dijabat oleh Stefanus Donny Heatubun.

Dalam sambutannya, Gubernur Laka Lena menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan bagian dari transformasi menyeluruh sistem kerja, budaya organisasi, dan tata kelola Bank NTT.

“Transformasi ini bukan hanya soal mengganti orang, tetapi membangun sistem yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kita ingin membentuk kepemimpinan yang melayani, bekerja dengan data dan strategi, serta berpikir dengan cara baru,” tegasnya.


Gubernur menambahkan, Bank NTT harus tampil sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh dan inklusif. Pemerintah Provinsi NTT sebagai pemegang saham pengendali berkomitmen mendukung langkah manajemen baru agar Bank NTT benar-benar menjadi instrumen pembangunan ekonomi rakyat.

“Kami ingin Bank NTT menjadi bank yang sehat, efisien, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat — dari kota hingga pelosok desa,” ujar Laka Lena.


Sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar sehari sebelumnya, pelantikan ini menandai selesainya proses seleksi panjang sejak Mei 2025.

BACA JUGA:  NTT Menuju Energi Hijau: Gubernur Melki Resmikan PLTS dan Program Pemulihan Terumbu Karang di Pulau Seraya

Dalam arahannya, Gubernur menetapkan lima fokus utama bagi manajemen baru:

Menegakkan tata kelola yang baik dengan disiplin dan keteladanan.

Menata kembali jaringan dan layanan perbankan berbasis potensi lokal.

Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui digitalisasi layanan.

Memperkuat permodalan dan manajemen risiko agar mampu bersaing secara regional dan nasional.

Membangun sinergi dengan pemegang saham dan masyarakat untuk mencerminkan kepentingan publik.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi dan komisaris sebelumnya atas dedikasi mereka dalam membangun fondasi Bank NTT hingga kini. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran lama akan tetap diberikan tanggung jawab sesuai kapasitas dan pengalaman masing-masing.

Pelantikan ini menjadi awal dari babak baru transformasi Bank NTT menuju lembaga perbankan daerah yang modern, berdaya saing, dan berpihak kepada rakyat NTT.

Susunan Direksi dan Komisaris Utama Bank NTT Periode 2025–2030:

Direktur Utama: Charlie Paulus

Direktur Umum & SDM: Rahmat Saleh

Direktur Kredit: Aloysius RA Geong

Direktur Dana & Treasury: Heru Helbianto

Komisaris Utama: Stefanus Donny Heatubun. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.