Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) akan kembali menggelar kegiatan pasar murah keagamaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya besar keagamaan.
Kepala Dinas Perindag Kota Kupang, Alfred Lakabela, mengatakan kegiatan pasar murah tersebut akan dilanjutkan selama tiga hari, yakni pada 30 dan 31 Maret serta 1 April 2026, yang tersebar di sembilan titik di wilayah Kota Kupang.
Menurutnya, pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sembako menjelang hari raya.
“Kegiatan ini kita lakukan untuk menyambut hari raya besar keagamaan. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat Kota Kupang bisa terbantu dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya kepada media ini usai menghadiri acara Pawai Ogoh-ogoh dari Umat Hindu di depan Kantor Gubernur NTT pada Rabu, 18 Maret 2026.
Dia menjelaskan bahwa pasar murah ini menyediakan sembilan jenis komoditas utama dengan harga subsidi dari pemerintah.
Komoditas tersebut meliputi beras, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, gula pasir, ayam beku, serta cabai kecil dan cabai besar.
Ia mencontohkan, harga beras premium di pasar yang biasanya mencapai sekitar Rp85.000 untuk kemasan 5 kilogram, dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp60.000 setelah mendapatkan subsidi pemerintah. Demikian pula telur yang dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar berkat subsidi pemerintah.
Dirinya menambahkan, pasar murah keagamaan ini akan menyasar berbagai lokasi strategis agar dapat menjangkau masyarakat secara merata, terutama warga yang membutuhkan.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Kupang berharap dapat membantu menekan lonjakan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan, sekaligus memastikan ketersediaan sembako tetap aman di tengah masyarakat. ***





