Pemkot Kupang Serahkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Pembangunan Gereja St. Andreas Lasiana

oleh -4649 Dilihat
Wali Kota Kupang Didampingi Istri Pose Bersama Pastor Paroki St. Andreas Lasiana dan Umat. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyerahkan bantuan sosial senilai Rp 100 juta untuk pembangunan Gereja Kuasi Paroki St. Andreas Lasiana pada Minggu (23/11/25). Penyerahan dilakukan bertepatan dengan Misa Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Orang Muda Sedunia, dipimpin oleh Pater Metodius Bria, CMF.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, Kabag Kesra Setda Kota Kupang, serta Kabag Prokopim Kota Kupang bersama jajaran.


Bantuan Rumah Ibadah Tidak Boleh Berkurang Meski Ada Efisiensi Anggaran

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk tetap menjaga alokasi bantuan kepada rumah ibadah dan masyarakat, meski saat ini pemkot sedang melakukan efisiensi besar-besaran.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi ditempuh setelah menerima instruksi dari Kementerian Keuangan terkait pemangkasan belanja pemerintah daerah hingga 50 persen. Salah satu langkah konkret penghematan dilakukan dengan tidak membeli mobil dinas baru, yang biasanya menjadi belanja rutin dalam satu periode kepemimpinan.

“Biasanya satu periode itu pasti beli mobil baru. Tapi kami putuskan tidak beli. Satu mobil menghemat 800 juta. Dengan tidak membeli lima mobil, kami hemat 4 miliar rupiah,” tegasnya.

Penghematan tersebut, kata Wali Kota, dialihkan untuk mendukung bantuan langsung kepada masyarakat, rumah ibadah, instansi sosial, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan.


Kupang Masuk 10 Besar Kota Toleran, Salah Satu Kota Paling Inklusif di Indonesia

Wali Kota juga menyinggung capaian terbaru Kota Kupang yang meraih penghargaan sebagai salah satu dari empat kota paling cinta damai dan inklusif oleh Kompas TV. Selain itu, Kupang kembali masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran di Indonesia.

“Ini bukan kerja kami sendiri. Ini buah kerja sama umat gereja, masjid, pura, dan semua elemen masyarakat. Toleransi inilah yang membuat Kupang menjadi rumah yang damai bagi semua,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya menyangkut infrastruktur fisik, tetapi juga membangun suasana sosial yang saling menghargai, lingkungan yang bersih, udara yang sehat, dan tempat ibadah yang nyaman bagi seluruh umat.

Wali Kota pun menegaskan komitmen membangun Kota Kupang melalui kolaborasi lintas agama dan elemen masyarakat.

“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama. Kota Kupang memilih berjalan bersama,” tandasnya.

Ia juga memberi pesan khusus kepada kaum muda gereja untuk terus menjadi saksi Kristus dan membawa semangat persaudaraan.


Umat Gereja St. Andreas Lasiana Sambut Bantuan dengan Sukacita

Pastor Kuasi Paroki St. Andreas Lasiana, RD Hironimus Nitsae, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan gereja mereka. Ia menjelaskan bahwa Gereja St. Andreas saat ini menaungi 6 wilayah, 21 lingkungan, dan lebih dari 3.300 umat.

“Kami sangat bersyukur. Ini bukti perhatian pemerintah terhadap umat. Terima kasih banyak Bapak Wali Kota, Ibu Wakil dan seluruh jajaran,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut menjadi dorongan semangat bagi umat menjelang perayaan Pesta Pelindung St. Andreas yang akan dirayakan dalam waktu dekat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.