Suarantt.id, Kalabahi-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyambut kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Kabupaten Alor pada Senin (13/4/2026).
Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Kabupaten Alor.
Pertemuan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor pada malam hari, setelah sebelumnya Wagub Johni Asadoma menyambut langsung kedatangan rombongan BAM DPR RI di Bandara Mali, Alor. Rombongan dipimpin Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan, didampingi Wakil Ketua Agun Gunandjar Sudarsa dan Anggota Muhammad Haris.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Anggota DPRD Provinsi NTT Muhammad Ansor Orang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor Usman Plaikari bersama para anggota DPRD, tokoh masyarakat Imanuel Blegur, Kapolres Alor Nur Azhari, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Provinsi NTT dan Kabupaten Alor.
Dalam sambutannya, Wagub NTT menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAM DPR RI yang dinilai sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap aspirasi masyarakat di daerah, khususnya wilayah 3T.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Alor memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Timor Leste, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam hal infrastruktur dan kemampuan fiskal daerah.
“Alor memiliki potensi besar, tetapi keterbatasan fiskal daerah berdampak pada rendahnya kemampuan pembangunan. Salah satu kendala utama adalah infrastruktur jalan yang belum memadai untuk mendukung distribusi hasil pertanian,” ujar Johni Asadoma.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub NTT menyampaikan sejumlah usulan prioritas kepada BAM DPR RI. Di antaranya pembangunan ruas jalan provinsi di Kabupaten Alor, khususnya ruas Kokar sepanjang 15 kilometer serta ruas Mainang-Apui yang dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, dia juga mengusulkan dukungan pembangunan sarana olahraga berupa stadion berkapasitas 25.000 penonton. Hal ini dinilai penting mengingat NTT direncanakan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON), sementara fasilitas yang tersedia saat ini masih terbatas pada gedung olahraga berkapasitas sekitar 5.000 orang.
Wagub juga menyoroti potensi wisata bahari Alor yang memiliki keindahan taman bawah laut dan berpeluang besar dikembangkan sebagai destinasi unggulan.
Sementara itu, Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Alor, serta partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam pertemuan tersebut.
Mantan Kapolda NTT itu menegaskan bahwa BAM DPR RI hadir untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara langsung, termasuk dari daerah-daerah terpencil.
“Aspirasi masyarakat sangat penting. Kami akan berupaya memperjuangkan pembangunan jalan di Alor melalui kerja sama dengan Komisi V DPR RI serta anggota DPR RI asal NTT,” ungkapnya.
Terkait pembangunan stadion, Ahmad Heryawan juga menyatakan dukungannya agar dapat diperjuangkan, seiring rencana NTT sebagai tuan rumah PON mendatang.
Dalam kesempatan itu Wagub NTT kembali menyampaikan harapannya agar kunjungan BAM DPR RI dapat menghasilkan tindak lanjut konkret terhadap berbagai aspirasi yang telah disampaikan.
“Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di NTT, khususnya di Alor,” pungkasnya. ***







