Pemprov NTT Genjot Pembangunan Desa, UMKM dan Tenun Oenai Jadi Motor Ekonomi Warga

oleh -119 Dilihat
PLH Sekda NTT, Flouri Rita Wuisan Didampingi Kaban Keuangan Daerah NTT, Benny Menoh Serahkan Bantuan kepada Masyarakat Desa Oenai Kabupaten TTS pada Sabtu, 23 Mei 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, So’E-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong percepatan pembangunan berbasis desa melalui program intervensi perangkat daerah yang dilaksanakan di Desa Oenai, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dan potensi unggulan lokal, khususnya kerajinan tenun.
Program tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flouri Rita Wuisan, di Balai Desa Oenai pada Sabtu (23/5/2026).

Dalam sambutan Gubernur NTT yang dibacakannya, ditegaskan bahwa pembangunan saat ini diarahkan dari desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

“Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa. Ketika desa maju dan produktif, maka pemerataan kesejahteraan akan semakin nyata hingga ke pelosok daerah,” ujar Flouri.

Dia juga menekankan bahwa bantuan yang diberikan, khususnya untuk pelaku UMKM dan kelompok tenun, harus dimanfaatkan secara berkelanjutan. Menurutnya, keterampilan menenun yang dimiliki masyarakat merupakan aset penting dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi warga.

Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Benhard Menoh, dalam laporannya menyebutkan bahwa program intervensi ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan daerah yang mendukung visi Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.

“Program ini dilaksanakan secara kolaboratif untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah secara berkelanjutan,” jelasnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 22 hingga 24 Mei 2026, berbagai kegiatan digelar, antara lain pemaparan pengelolaan keuangan daerah, sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan, pelatihan tenun oleh Rumah Tenun Ina Ndao, serta penyerahan bantuan kepada 16 kelompok tenun berupa benang dan pewarna alami.

BACA JUGA:  Menanti Kepastian Pusat, NTT-NTB Matang Persiapkan Diri Jadi Tuan Rumah PON 2028

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis, pameran seni dan UMKM, serta bantuan pendidikan berupa 100 paket seragam sekolah dan buku tulis untuk siswa SD Inpres dan SD GMIT Oenai. Bantuan sosial lainnya juga diberikan berupa dukungan rehabilitasi rumah warga.

Kepala Desa Oenai, Adoni Nautani, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi. Ia menilai program tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Program ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga kesehatan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap desa-desa mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang mandiri dan produktif. Penguatan UMKM dan kerajinan tenun di Desa Oenai diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus menjaga warisan budaya daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.