Pemprov NTT Percepat Reaktivasi Bandara El Tari, Siapkan Penerbangan Internasional Perdana

oleh -718 Dilihat
Gubernur NTT Pimpin Rapat Reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari Bersama Instansi Terkait pada Senin, 19/1/2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempercepat reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang sebagai langkah strategis menyiapkan penerbangan internasional perdana dalam waktu dekat.

Percepatan tersebut ditegaskan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat memimpin Rapat Reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari di Ruang Rapat Bolelebo Bandara El Tari pada Senin (19/1/2026).

“Pada intinya kita harus bergerak bersama untuk memastikan penerbangan internasional ini bisa segera beroperasi. Semua pihak harus berjalan serempak sesuai kewenangan masing-masing,” tegas Gubernur Melki.

Rapat tersebut melibatkan seluruh instansi negara yang memiliki kewenangan pelayanan penerbangan internasional, antara lain TNI AU Lanud El Tari, Kementerian Perhubungan, Imigrasi, Bea dan Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, Perum LPPNPI (AirNav), PT Angkasa Pura Indonesia/InJourney Airports, maskapai penerbangan, operator kargo, serta pelaku usaha pendukung kebandarudaraan.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Operasi Lanud El Tari Kolonel Pas Sulistyo Utomo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Mahadin Sibarani, General Manager InJourney Airports Bandara El Tari Kupang Teguh Darmawan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Kupang Umar Fahmi, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kupang Marbud Dumron, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTT Yulia, serta General Manager Perum LPPNPI Cabang Kupang Krisdian N.H.

Gubernur Melki menekankan agar maskapai penerbangan dan operator kargo mulai menyiapkan penerbangan internasional perdana, sehingga setelah bandara resmi dibuka tidak terjadi jeda operasional yang terlalu lama. Ia menyebut reaktivasi Bandara El Tari sebagai agenda strategis Pemprov NTT yang harus dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektor.

BACA JUGA:  Wakil Wali Kota Kupang Bersama DPD REI NTT, Bahas Percepatan PBG dan Pembangunan Rumah Subsidi

“Target kita pembukaan penerbangan internasional pada Februari mendatang. Pemerintah Provinsi NTT siap memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah pusat maupun pemangku kepentingan luar negeri untuk mempercepat realisasinya,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager InJourney Airports Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan, memaparkan tahapan teknis reaktivasi terminal internasional.

Menurutnya, terminal tersebut telah lama tidak beroperasi sehingga membutuhkan pembongkaran dan perbaikan menyeluruh.
Tahap pertama difokuskan pada pekerjaan fisik berskala besar, seperti pembongkaran instalasi lama, perbaikan sistem pipa air dan sanitasi, pendingin udara, serta fasilitas toilet yang mengalami kerusakan.

Tahap kedua berupa pembersihan menyeluruh (general cleaning) untuk memastikan terminal bebas dari debu dan sisa material konstruksi. Selanjutnya, tahap ketiga mencakup pemasangan peralatan keimigrasian, keamanan, kesehatan, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kami menargetkan pekerjaan fisik utama yang bersifat kasar dapat diselesaikan dalam satu minggu, lalu dilanjutkan pembersihan menyeluruh dan pemasangan perangkat elektronik,” ujar Teguh.

Usai rapat, Gubernur NTT bersama seluruh jajaran meninjau langsung Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang guna melihat kesiapan fasilitas, alur pergerakan penumpang, serta titik-titik layanan utama.
Gubernur Melki juga mengungkapkan rencana pembukaan rute internasional prioritas, yakni Timor Leste, Darwin (Australia), dan Malaysia.

Rute-rute tersebut dinilai memiliki potensi pasar besar serta kebutuhan mobilitas tinggi, termasuk bagi pekerja migran asal NTT.

Menurutnya, pembukaan rute internasional akan mendukung penataan jalur resmi pekerja migran, meningkatkan pengawasan pemerintah, serta mendorong perputaran ekonomi daerah. Reaktivasi Bandara El Tari juga menjadi bagian dari strategi besar menjadikan Kupang sebagai simpul transportasi udara dan laut di kawasan timur Indonesia.

Pemprov NTT menargetkan seluruh kesiapan teknis dan administratif rampung hingga akhir Januari 2026. Reaktivasi Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang diharapkan menjadi pintu masuk strategis bagi penerbangan internasional, penguatan layanan pekerja migran, serta akselerasi pertumbuhan ekonomi dan konektivitas Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.