Piala Wali Kota Kupang Jadi Momentum Pembinaan Atlet Kempo NTT

oleh -58 Dilihat
Sekda Kota Kupang, Jeffry Pelt Buka Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Kupang 2026 di GOR Flobamora. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo se-Nusa Tenggara Timur (NTT) Perebutan Piala Bergilir Wali Kota Kupang Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Flobamora Oepoi Kupang pada Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet Kempo di NTT sekaligus ajang menjaring bibit-bibit unggul menuju berbagai kompetisi tingkat nasional.

Pembukaan kejuaraan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, yang mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang. Kegiatan tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai dojo di Kota Kupang dan sejumlah kabupaten di NTT.

Turut hadir Ketua Umum Pengurus Perkemi Provinsi NTT, George M. Hadjoh, jajaran pengurus Perkemi, para Asisten Sekda Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kota Kupang, pelatih, atlet, serta para orang tua dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Kupang Jeffry E. Pelt yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Perkemi Kota Kupang terpilih menegaskan bahwa Shorinji Kempo bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

Menurutnya, Kempo mampu melahirkan pribadi yang disiplin, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat persaudaraan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi bagian dari Kempo sejak tahun 1982 dan merasakan langsung manfaat olahraga tersebut dalam membentuk karakter. Ia juga mengapresiasi prestasi yang telah diraih atlet Kempo NTT selama ini, meskipun dengan berbagai keterbatasan.

“Prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan doa yang terus dijaga dalam proses pembinaan,” ujarnya.

Jeffry berharap kejuaraan ini dapat menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Sambut Tim Persebata Lembata, Sembur Paus “Baleo... Baleo... Baleo" Menggema di Rujab

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Perkemi Provinsi NTT, George M. Hadjoh, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi langkah strategis dalam membangkitkan kembali kejayaan Kempo NTT di tingkat nasional.

Ia mengenang keberhasilan kontingen Kota Kupang yang pernah meraih juara umum pada kejuaraan antar kota se-Indonesia di Bogor tahun 2000.

Menurutnya, NTT memiliki tradisi pembinaan Kempo yang kuat dan berpotensi kembali menjadi kekuatan nasional, terutama dalam menghadapi PON 2028 di mana NTT akan menjadi tuan rumah bersama.

“Kempo selama ini menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali terbanyak bagi NTT. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kita optimistis prestasi tersebut dapat terus ditingkatkan,” katanya.

George juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap pengembangan olahraga prestasi, khususnya Kempo. Ia mengajak seluruh atlet untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai utama dalam Kempo, yakni disiplin, kerja keras, dan doa.

Ketua Panitia, Ignasius R. Lega, dalam laporannya menjelaskan bahwa kejuaraan ini mengusung tema “Melalui Kejuaraan Pelajar dan Mahasiswa Kita Lahirkan Kenshi Berprestasi Menuju POPDA 2026.” Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan atlet pelapis Perkemi NTT sekaligus menjaring talenta muda berprestasi.

Kejuaraan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2026, dan diikuti oleh 500 peserta yang terdiri dari 468 atlet dan 32 manajer. Para peserta berasal dari 23 dojo yang mewakili enam kabupaten/kota di NTT, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Ngada, Sabu Raijua, dan Timor Tengah Selatan.

Dalam kejuaraan ini dipertandingkan 73 nomor, terdiri dari 26 kelas randori dan 47 nomor embu, dengan total 73 medali emas, 73 medali perak, dan 99 medali perunggu yang diperebutkan.

Ignasius berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan antar-kenshi di seluruh NTT serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.