Prihatin Kebakaran Waru Wora, Wagub NTT Serahkan Bantuan dan Dukung Rehabilitasi Rumah Adat

oleh -750 Dilihat
Wagub NTT Didampingi Istri Serahkan Bantuan di Kampung Adat Waru Wora Kabupaten Sumba Barat. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Waikabubak-Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma bersama Ibu Vera Sirait Asadoma mengunjungi Kampung Adat Waru Wora di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (14/3/2026), untuk meninjau langsung kondisi kampung adat yang terdampak kebakaran pada 5 Desember 2025 lalu.

Kebakaran tersebut menghanguskan 28 rumah adat dari total 36 rumah yang ada di kampung tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub NTT mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warga Kampung Adat Waru Wora. Ia menyampaikan bahwa kebakaran tersebut tidak hanya menghilangkan tempat tinggal, tetapi juga merusak warisan budaya yang memiliki nilai penting bagi masyarakat adat.

“Saya sedih melihat peristiwa ini. Banyak rumah adat yang terbakar, dan ini tentu menjadi beban berat bagi masyarakat. Karena itu saya datang untuk melihat langsung kondisi bapa mama semua di sini,” ujarnya.

Menurutnya, rumah adat di Kampung Waru Wora bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol identitas budaya, ruang kehidupan sosial, serta warisan leluhur yang memiliki nilai sakral.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi semoga dapat membantu dan meringankan beban bapa mama semua. Tetap semangat dan saling mendukung untuk membangun kembali kampung ini,” katanya.

Dia juga mendorong agar proses pembangunan kembali rumah-rumah adat yang terbakar dapat segera dilakukan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai adat dan budaya setempat.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, akan memberikan dukungan serta berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan guna membantu proses rehabilitasi kampung adat tersebut.

BACA JUGA:  BI NTT Bersama Pemda Gelar Kupang Digital Fest 2026, Perkuat Transaksi Nontunai

Dalam kunjungan itu, Wagub juga berinteraksi dengan anak-anak di kampung tersebut. Ia berpesan agar mereka tetap rajin belajar dan tidak kehilangan semangat untuk meraih masa depan.

“Anak-anak harus rajin belajar dan terus ke sekolah. Kalian adalah harapan masa depan daerah ini,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Patiala Bawa, Luther Laku Nija, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Wakil Gubernur NTT.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur. Ini menjadi penguatan bagi masyarakat kami yang sedang berusaha bangkit setelah musibah kebakaran,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat tetap bersemangat untuk membangun kembali rumah adat mereka. Bahkan, pada 17 Maret 2026 mendatang, masyarakat akan melaksanakan ritual adat sebagai tanda dimulainya pembangunan kembali kampung tersebut.

Ritual tersebut akan ditandai dengan kegiatan adat pukul gong yang akan berlangsung selama tujuh hari sebagai bagian dari tradisi dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Usai meninjau Kampung Adat Waru Wora, Wagub NTT melanjutkan kunjungannya ke gerai NTT Mart by Dekranasda Sumba Barat untuk melihat langsung operasional serta mendorong penguatan produk UMKM lokal.

Dia juga mengunjungi Pasar Weekarou di Kota Waikabubak dan berinteraksi langsung dengan para pedagang, sekaligus membeli sejumlah kebutuhan sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di pasar tradisional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.