Suarantt.id, Labuan Bajo-Kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Golo Welu, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, memprihatinkan. Puskesmas tersebut dinilai tidak memenuhi standar pelayanan kesehatan dan bahkan disarankan untuk ditutup sementara karena dianggap tidak layak beroperasi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sudah hampir satu tahun Puskesmas Golo Welu tidak memiliki dokter umum. Saat ini, tenaga medis yang tersedia hanyalah seorang dokter gigi (drg) dan sejumlah perawat. Akibatnya, seluruh pelayanan pasien dilakukan oleh perawat, termasuk pasien dengan kondisi yang seharusnya ditangani oleh dokter.
“Kami sudah setahun tanpa dokter umum. Semua pasien dilayani oleh perawat, dan kalau ada pasien yang tidak bisa ditangani, terpaksa harus dirujuk ke Labuan Bajo,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya pada Kamis (9/10/2025).
Lebih ironis lagi, fasilitas dan kondisi bangunan Puskesmas juga sangat memprihatinkan. Beberapa ruang rawat inap dilaporkan bocor ketika hujan, serta tidak memenuhi standar kebersihan dan kenyamanan pasien.
“Ruang rawat inap bocor semua. Kalau hujan, air masuk sampai ke tempat tidur pasien. Bagaimana bisa orang sakit sembuh kalau tempatnya seperti itu?” keluh warga lainnya.
Kesulitan juga semakin dirasakan masyarakat saat harus merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lain. Mobil Puskesmas Keliling (Pusling) Golo Welu sudah lama rusak, sehingga keluarga pasien harus mencari sendiri kendaraan untuk rujukan ke Labuan Bajo.
“Kalau mau rujuk ke Labuan Bajo, keluarga pasien harus cari mobil sendiri dan bayar sampai dua juta rupiah. Padahal pasiennya banyak yang peserta BPJS, orang miskin,” tutur warga tersebut.
Masyarakat Kecamatan Kuwus berharap agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Dinas Kesehatan segera turun tangan untuk memperbaiki pelayanan di Puskesmas Golo Welu. Mereka menilai, kehadiran dokter umum dan perbaikan sarana kesehatan adalah kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.
“Kami minta perhatian serius dari pemerintah. Ini soal nyawa manusia. Kalau Puskesmas tidak memenuhi standar, sebaiknya ditutup sementara sampai benar-benar layak beroperasi,” tegas warga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi Puskesmas Golo Welu dan upaya yang akan dilakukan untuk mengatasinya. ***





