Rupiah dan Harapan Berlayar ke Pelosok NTT, BI-TNI AL Kirim Bantuan untuk Korban Gempa

oleh -55 Dilihat
BI bersama TNI AL Kirim Bantuan dan Bawa Misi Rupiah Berdaulat melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 ke Wilayah 3T di NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 menuju sejumlah wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di NTT.

Ekspedisi yang berlangsung pada 20–26 Agustus 2026 tersebut menggunakan KRI Hiu-634. Selain memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar di wilayah kepulauan, ERB tahun ini juga membawa misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Alfin Ari Wijayanto, menjelaskan ERB 2026 akan menyambangi lima pulau 3T, yakni Pulau Riung, Pulau Palue, Pulau Pemana, Pulau Waiwerang, dan Pulau Lamalera.

Dalam ekspedisi tersebut, BI membawa modal kerja penukaran uang sebesar Rp4,3 miliar. Dana tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah yang layak edar sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

Namun, ERB 2026 tidak hanya berbicara mengenai Rupiah. Ekspedisi ini juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascagempa.

Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Kantor Pusat dan Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bidang Sosial bersama TNI AL menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan obat-obatan kepada masyarakat terdampak gempa di Pulau Riung, Pulau Palue, dan Pulau Pemana.

Bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas bagi masyarakat di wilayah Flores bagian utara yang masih menghadapi dampak bencana dan keterbatasan akses.

BI NTT menegaskan, kehadiran ERB bukan hanya untuk menghadirkan Rupiah hingga pelosok negeri, tetapi juga memastikan pelayanan kas, edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah), serta dukungan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan.

BACA JUGA:  Kanwil Ditjenpas NTT Tampilkan Produk Warga Binaan di Hari Bhayangkara ke-80

Sinergi dengan TNI AL dinilai menjadi faktor penting dalam menjangkau wilayah 3T yang memiliki tantangan geografis tinggi.

Komandan Kodaeral VII Kupang, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla, mengatakan ERB 2026 merupakan wujud sinergi dalam menjaga kedaulatan Rupiah sekaligus menghadirkan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa.

Melalui KRI Hiu-634, bantuan berupa sembako, obat-obatan, dan kebutuhan dasar masyarakat dibawa langsung menuju wilayah terdampak.

Menurutnya, ketika akses dan mobilitas pascabencana masih menjadi tantangan, kolaborasi antara BI dan TNI AL membuktikan bahwa kepedulian dan pelayanan negara dapat menjangkau hingga pulau-pulau terluar.

Sementara itu, Gubernur NTT yang diwakili Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Yohanes Oktovianus, berharap perjalanan KRI Hiu tidak hanya membawa Rupiah, tetapi juga membawa pesan kuat bahwa negara hadir untuk masyarakat.

“Yang dibawa bukan hanya Rupiah, tetapi juga pesan bahwa negara hadir,” demikian pesan yang disampaikan dalam pelepasan ERB 2026.

Kehadiran negara, lanjutnya, diwujudkan melalui Rupiah yang dapat digunakan masyarakat, edukasi untuk meningkatkan pemahaman, bantuan bagi warga yang membutuhkan, serta sinergi berbagai elemen bangsa.

Ia juga berpesan agar seluruh personel menjaga kesehatan, kekompakan, dan keselamatan selama menjalankan ekspedisi.

Melalui ERB 2026, BI dan TNI AL berharap masyarakat di wilayah kepulauan NTT tidak hanya memperoleh akses terhadap Rupiah layak edar, tetapi juga merasakan langsung kehadiran negara melalui edukasi, pelayanan publik, dan bantuan kemanusiaan.

Dari Kupang menuju pulau-pulau terpencil, ekspedisi ini membawa dua pesan sekaligus: Rupiah tetap berdaulat hingga pelosok negeri, dan masyarakat terdampak bencana tidak berjalan sendirian. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.