Catatan Penyiaran Piala Dunia 2026 (2-Habis) oleh Yohanes A. R. Teme
Suarantt.id, Kupang-Perjalanan Perhelatan Sepak bola sejagat selama sebulan lebih 11Juni sampai dengan 20 Juli 2026 telah berakhir tadi pagi atau Minggu Malam waktu New York-New Jersy, AS dengan Sang Juara Negeri Matador-Spanyol.
Dari 48 negara yang bersaing dalam Final Piala Dunia 2026, sebut saja : Argentina, Aljazair, Afrika Selatan, Arab Saudi, Amerika Serikat, Austria, Australia, Brasil, Belanda, Bosnia Herzegovina, Belgia, Curacao, Republik Ceko, Equador, Ghana, Haiti, Inggris, Iran, Irak, Jepang, Jerman, Kanada, Kongo, Kroasia, Kolombia, Korea Selatan, Maroko, Mesir, Norwegia, Perancis, Portugal, Pantai Gading, Paraguay, Panama, Qatar, Spanyol, Senegal, Swiss, Swedia, Skotlandia, Selandia Baru, Turki, Tunisia, Tanjung Verde, Uzbekistan, Uruqui dan Yordania akhirnya menghantar Argentina dan Spanyol memperebutkan Tropi bergambar Bumi berlapiskan emas setelah satu-persatu negara gugur.
Dari 48 negara itu, Federasi Sepak Bola Sedunia (Federation International Foodball Asociation-FIFA) membagi dalam 12 grup yakni Grup A : Mexico- Afrika Selatan-Korea Selatan-Cekoslowekia; Grup B : Kanada-Bosnia Herzegovina-Qatar-Swiss; Grup C : Brasil-Haiti-Maroko-Skotlandia; Grup D : Amerika Serikat-Paraguay-Australia-Turki; Grup E : Jerman-Curacao-Pantai Gading-Equador; Grup F : Belanda-Jepang-Swedia-Tunisia; Grup G : Belgia-Mesir-Iran-Selandia Baru; Grup H : Spanyol-Tanggung Verde-Arab Saudi-Uruguay; Grup I : Perancis-Senegal-Irak-Noewegia; Grup J : Argentina-Aljazair-Austria-Yordania; Grup K : Portugal-Kongo-Uzbekistan-Kolombia, dan Grup L : Inggris-Kroasia-Ghana-Panama.
Setelah menjalani Fase Grup atau pengumpulan point/Penyisihan, 32 negara melaju ke Fase Gugur. Ke-32 negara itu adalah : Amerika Serikat, Afrika Selatan, Argentina, Aljazair, Australia, Austria, Brasil, Belanda, Bosnia Herzegovina, Belgia, Cape Verde, Equador, Ghana, Inggris, Jerman, Jepang, Kanada, Kroasia, Kolombia, Kongo, Norwegia, Maroko, Mesir, Meksiko, Paraqui, Portugal, Pantai Gading, Perancis, Swiss, Senegal, Swedia dan Spanyol.
Dari 32 negara ini, ada yang menyusul angkat koper dari Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko sebagai tuan rumah menyusul 16 negara yang telah pulang lebih dahulu di Fase Grup sehingga tersisa 16 negara dalam 16 Besar yakni : Amerika Serikat, Argentina, Brasil, Belgia, Inggris, Kolombia, Kanada, Meksiko, Maroko, Mesir, Norwegia, Portugal, Paraquay, Perancis, Spanyol, dan Swiss
Dari 16 besar negara peserta Piala Dunia (PD) 2026 yang saling berhadapan muncullah 8 besar yakni : Argentina, Belgia, Inggris, Maroko, Norwegia, Perancis, Spanyol dan Swiss.
Dari 8 besar ini, 4 negara yakni Belgia, Maroko, Norwegia dan Swiss terpaksa harus menyusul 44 negara lainnya yang gugur di 48 besar, 32 besar, 16 besar dan 8 besar sehingga tertinggal 4 negara yang melaju ke semifinal dan final yakni Argentina, Inggris, Prancis dan Spanyol.
Setelah saling berhadapan antara Argentina vs Inggris dan Perancis vs Spanyol maka berjumpalah Inggris dan Perancis di Semifinal serta Argentina dan Spanyol di Final yang muat Rodriguez dan kawan-kawannya mengangkat tropi PD 2026 sedangkan Messi dan kawan-kawannya menangis, tertunduk lesu.
Perhelatan PD 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko pada 16 kota yakni New York, New Jersy, Kansas, Dallas, Atlanta, Texas, Miami, Arlinton, Boston, Filadelvia, Vancover, Seattle, Toronto, San Fransisco Bay, Mexico City dan Guadalajara telah menarik miliyaran manusia di planet bumi ini tertuju ke sana.
Roda ekonomi, seni, budaya, politik, pendidikan dan segala aspek kehidupan manusia terangkat dan terpaut-padu di dalamnya.
Dalam nuansa gembira, gemuruh, sorak-sorai, gegap-gempita dan emosional, seluruh anak manusia menyambut gol-gol yang dicetak para bintang lapangan hijau dari 48 negara yang berlagak lewat adu kecerdasan, kecerdikan, kecermatan, kecepatan dan kejelian dalam menggiring si bundar.
Sesuai Pengamatan dan Pemantauan Siaran Piala Dunia, tercatat bahwa Selain TVRI dan RRI yang mempunyai Hak Siaran Piala Dunia 2026 dalam berbagai Rubrik seperti Jurnal Piala Dunia, Sport Pedia, Klik Pagi/Siang/Petang dan Dunia Dalam Berita, ada juga Lembaga Penyiaran TV lain yang ikut memberitakan Piala Dunia antara lain INewsTV, RCTI, KompasTV, Indosiar, SCTV, MNCTV, TVOne, Trans TV, Trans7, MDTV, MetroTV, BN Chanal, Magna Chanal, FTV, RTV, AFBTV, TimorTV dan Sin Po TV, Mentari TV lewat berbagai rubriknya dan Running Tax sehingga Pirsawan dapat mengikuti Piala Dunia dimana saja. Tentu juga Lembaga Penyiaran Radio yang mengudara di Bumi Nusantara ini dengan berbagai konten siarannya.
Lewat Lagu Satu Bola Sejuta Mimpi ciptaan Dion Putra Ryan dan Bola Gembira ciptaan Direktur TVRI Iman Brotoseno sebagai lagu penyemarak siaran PD 2026, Pemirsa/Pendengar diajak dan dibawa ke suasana untuk senantiasa gembira dan menyatukan mimpi dengan 1.248 pemain dalam laga sportivitas, humanis, solidaritas dan bawa nama baik bangsa dan negara lewat sepakbola karena sepakbola tidak kenal Suku, Agama, Ras dan Golongan ( SARA). Sepakbola sebagai Olahraga sama seperti Seni Budaya selalu menembus batas, sekat dan ruang.
Nama Dan Ras
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 meninggalkan nama yang selalu disebut dan dikenang sepanjang masa. Misalnya Toti, Ronaldo, Maradona, Rut Gulit, Zidane, Messi, Cristiano Ronaldo, Neymar, Lamine Yamal, Kylian Mbappe, Yude Belingham.
Ada nama yang amat berkesan dan bahkan mirip dengan kata-kata lokal Indonesia seperti Lukaku dan Nusa (Norwegia), Dembele, Rice, Kane dan Madueke (Inggris), Rahimi (Mesir), Hakimi, Saibari, Halhal dan Kaabi (Maroko), Sanabria (Uruquay), Bellegarde (Haiti), Romo (Mexico), Cucurela (Spanyol), Kayambe, Sadiki, Mbukucumi, Bisakal dan Masuaku (Kongo), Cucumi (Kolombia), Rayan (Brasil), Mateta (Perancis), Bantaleb (Aljazair), Raskin (Kroasia) dan Eluedi (Swiss).
Setiap tim nasional yang berlaga di Piala Dunia 2026 diizinkan mendaftarkan skuad final berisi 23 hingga 26 pemain, di mana 3 di antaranya harus berposisi sebagai penjaga gawang. Karena turnamen ini diikuti 48 negara maka total terdapat 1.248 pemain dan dari 48 negara ini hanya Uzbekistan dan Iran yang tidak ada pemain turunan/ras melanesia-negro. Sedangkan 46 negara lainnya memiliki pemain campuran indo Eropa-Melanesia-Negro.
Statistik
Juara Spanyol, Golden Ball (Pemain Terbaik): Rodri (Spanyol), Golden Boot (Top Skor): Kylian Mbappe (Prancis) dengan 10 gol, Golden Glove (Kiper Terbaik): Unai Simon (Spanyol), Young Player Award: Pau Cubarsi (Spanyol) dan FIFA Fair Play Award diraih Belanda.
Pencipta Gol Terbanyak sepanjang PD 2026 :
Kylian Mbappe 10 Gol (Perancis), Lionel Messi 8 Gol (Argentina), Yude Belingham 7 Gol (Inggris), Earling Haaland 7 Gol (Norwegia) dan Ousmane Dembele 6 Gol (Perancis) dan Hary Kane 6 Gol (Inggris).
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 membawa peningkatan ekonomi di Indonesia. Data Dari Kadin menyebutkan, ada peningkatan ekonomi mencapai 5 Triliun Rupiah dari penjualan Jersy, Bola, TV, Radio, Antena, Aneka Asesoris, Restoran, Rumah Makan dan UMKM lainnya.
Dari sisi keamanan, Data Polri menyebutkan, terjadi penurunan kriminal dan gangguan Kamtibmas selama Piala Dunia berlangsung.
Presiden FIFA, Gianni Infantino dalam pesannya menegaskan, takdir menang tak bisa dikalahkan oleh siapa pun dan lewat kemenangan atau pun kekalahan kita diajarkan arti kerja keras, kerja cermat, kerja cerdas dan kerjasama dalam nuansa sportivitas, solidaritas dan empativitas.
Menurutnya, FIFA akan mengkaji kemungkinan penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 Negara.
Terkait Pagelaran PD 2026, Menpora RI, Eric Tohir menyatakan, Piala Dunia berdampak pada ekonomi, politik dan keamanan negara.
Selama 1 bulan dan 10 hari, tentu Pemirsa dan Pendengar telah memiliki ceritera dan nilai tersendiri akan Pesta Olahraga Sepak bola sejagat ini maka kini waktu Mendekatkan Yang Jauh dan Mengeratkan Yang Dekat untuk Indonesia Maju, Sejahtera dan Mandiri.***







