SDI Oepoi Pasang Target Tinggi TKA 2026, Nilai Siswa Tak Boleh Turun

oleh -243 Dilihat
Kepala UPTD SD Inpres Oepoi (SDI Oepoi) Kota Kupang, Afilana Fonny Mesakh. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Kepala UPTD SD Inpres Oepoi (SDI Oepoi) Kota Kupang, Afliana Fonny Messakh, S.Pd., M.M memasang target tinggi bagi siswa kelas VI dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2026/2027.

Target tersebut disampaikan Afliana saat memimpin rapat koordinasi bersama orangtua murid dalam rangka persiapan TKA, Kamis, 1 Oktober 2026.

Rapat tersebut mengusung tema “Membangun Sinergi Sekolah dan Orang Tua untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid dalam Menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2026/2027”.

Afliana bahkan menegaskan dirinya siap dievaluasi apabila siswa SDI Oepoi tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

“Saya siap dievaluasi kalau anak-anak dalam ujian TKA tidak mencapai target. Karena sudah tanda tangan pakta integritas dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang,” tegas Afliana.

Menurutnya, target tersebut bukan sekadar angka, tetapi menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Ia mengatakan, berdasarkan hasil TKA sebelumnya, nilai tertinggi yang dicapai siswa SDI Oepoi pada Bahasa Indonesia berada di angka 93,33, sedangkan Matematika mencapai 80,00.

Karena itu, pada pelaksanaan TKA tahun ini, Afliana menargetkan adanya peningkatan nilai. Minimal, capaian tahun sebelumnya tidak boleh mengalami penurunan.

“Kalau bisa target tahun ini paling naik satu digit lagi, tidak boleh turun. Kalau optimis, ya harus 100 persen,” ujarnya.

Afliana menyebut peningkatan hasil TKA membutuhkan strategi dan kerja sama semua pihak, terutama antara sekolah dan orangtua. Menurutnya, sekolah tidak bisa bekerja sendiri dalam meningkatkan kemampuan akademik siswa.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus segera dibenahi. Di antaranya, masih ada siswa kelas VI yang mengalami kesulitan membaca, menguasai perkalian, serta kurang disiplin dalam mengerjakan tugas.

BACA JUGA:  Dari 51 Kelurahan, Baru Tiga Siap Bangun Koperasi Merah Putih di Kota Kupang

“Kita masih lemah. Ada kelas VI yang belum bisa baca, perkalian, banyak izin tidak mengerjakan tugas dan administrasi supaya datanya bisa Dapodik,” katanya.

Untuk mengejar target tersebut, pihak sekolah telah meminta guru wali kelas memberikan les tambahan selama dua jam di sekolah. Jadwal les juga diwajibkan disampaikan kepada orangtua melalui grup WhatsApp masing-masing kelas.

Afliana meminta orangtua tidak hanya menyerahkan proses pendidikan kepada sekolah. Orangtua diharapkan menyediakan waktu khusus untuk mendampingi anak belajar di rumah dan memberikan motivasi agar mereka rajin mengikuti pembelajaran.

“Karena mereka tidak sekolah maka akan ketinggalan materi,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan TKA tahun ini, terdapat penambahan mata pelajaran yang diujikan. Jika sebelumnya mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika, tahun ini siswa juga akan menghadapi materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).

Dengan demikian, siswa kelas VI SDI Oepoi dipersiapkan menghadapi tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan IPAS.

Selain meningkatkan kemampuan akademik, Afliana juga mendorong siswa agar terbiasa menggunakan perangkat teknologi seperti laptop dan telepon seluler secara positif. Hal ini dinilai penting agar siswa tidak kaku ketika harus menggunakan perangkat teknologi dalam proses pembelajaran maupun pelaksanaan asesmen.

“Saya ingin anak-anak yang ada dan sekolah di sini untuk bisa menggunakan laptop dan HP sehingga tidak kaku ketika menggunakannya,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi sekolah dan orangtua semakin kuat sehingga target peningkatan hasil TKA dapat tercapai.

Afliana juga menilai capaian TKA menjadi bagian penting dalam menunjukkan kualitas lulusan SDI Oepoi. Karena itu, seluruh pihak diminta bekerja bersama, bukan hanya membebankan tanggung jawab kepada guru dan siswa.

“Ini strategi supaya kami bisa meningkatkan hasil TKA,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.