Sentuhan Kasih Pemkot Kupang, Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Aman dan Sehat

oleh -847 Dilihat
Wali Kota Kupang Didampingi Plt Kadis PRKP dan PUPR Kota Kupang Pose Bersama Penerima Manfaat Program MBR pada Sabtu, 27 Desember 2025. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tergolong kaum rentan melalui program pembangunan rumah layak huni. Tahun 2025, Pemkot Kupang membangun 30 unit rumah yang tersebar di enam kecamatan dan 51 kelurahan, dengan tujuan mengurangi kekumuhan dan menjamin hak dasar warga, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Matheus B. L. Rachah melalui Kepala Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan Mustaman, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menjelaskan bahwa pembangunan rumah layak huni ini dilaksanakan untuk memenuhi standar keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kecukupan ruang bagi penghuninya.

“Program ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang mewajibkan pemerintah daerah menyediakan hunian yang layak. Ini juga tercermin dalam visi misi Pemkot Kupang, khususnya misi keenam tentang peningkatan sarana dan prasarana berkualitas yang ramah lingkungan,” jelas Mustaman pada acara Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)dan Rumah Korban Bencana Tahun 2025 pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Dari total 30 unit rumah, 28 unit diperuntukkan bagi MBR, sementara 2 unit lainnya untuk korban bencana. Adapun rincian penerima berdasarkan kecamatan:
Kecamatan Alak: 9 rumah
Kecamatan Maulafa: 4 rumah
Kecamatan Oebobo: 5 rumah
Kecamatan Kelapa Lima: 2 rumah
Kecamatan Kota Lama: 3 rumah
Kecamatan Kota Raja: 5 rumah
Korban bencana: 2 rumah di Kelurahan Sikumana dan Oebufu.

Anggaran pembangunan rumah layak huni ini mencapai Rp2,4 miliar, bersumber dari APBD Kota Kupang melalui DPA Dinas PRKP Tahun 2025.

Kebahagiaan terpancar dari wajah para penerima rumah. Ibu Aksamina Sesfao, warga Kelurahan Lasiana, mengungkapkan rasa syukurnya: “Dulu rumah kami bocor saat hujan. Kini kami memiliki rumah layak huni yang nyaman dan aman. Terima kasih Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota.”
Sementara itu, Ibu Nurhabibah, seorang janda berusia 60 tahun di Kelurahan Bakunase, menyampaikan bahwa rumah baru ini menjadi harapan baru bagi kehidupannya. Begitu pula Bapak Imanuel Pay Tiba dan Bapak Fulgensius Poli yang sebelumnya tinggal di kondisi memprihatinkan, kini mendapatkan rumah yang layak dan aman.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Dorong Produk Moke Aimere Masuk NTT Mart

Mustaman menambahkan, ungkapan syukur dan terima kasih dari warga menjadi semangat bagi jajaran Pemkot Kupang untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

“Seperti yang selalu diingatkan Bapak Wali Kota, memerintah adalah melayani,” ujarnya.

Selain mendapatkan rumah baru, para penerima manfaat juga menerima bingkisan Natal dari Karang Taruna Kota Kupang. Harapan Pemkot Kupang, rumah ini menjadi kado Natal terindah dan semangat baru bagi masyarakat dalam menyongsong Tahun Baru 2026. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.