Serius Bangun Hockey NTT! SMAN 7 Kupang Jadi Satu-satunya Sekolah Kelas Khusus Atlet

oleh -258 Dilihat
Ketua Umum Federasi Hockey Indonesia Provinsi NTT David Boimau Didampingi Sekertaris dan Bendahara. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Komitmen membangun dan mengembangkan cabang olahraga hoki di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat. Ketua Umum Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi NTT, David Boimau, secara resmi menyerahkan sarana dan prasarana Hockey kepada SMA Negeri 7 Kupang sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan atlet sejak usia sekolah pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Penyerahan tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan pembukaan seleksi kelas khusus bagi siswa-siswi SMA Negeri 7 Kupang yang dipersiapkan menjadi atlet hoki. Dalam kesempatan itu, David Boimau didampingi Sekretaris FHI NTT sekaligus Kepala Sekolah SKO Flobamorata Kupang, Hironimus Patty serta Bendahara Umum Federasi Hockey Indonesia Provinsi NTT sekaligus Kepala SMA Negeri 7 Kupang Wemvrid Metusalak Boimau.

David menegaskan bahwa SMA Negeri 7 Kupang saat ini menjadi satu-satunya sekolah di NTT yang memiliki kelas khusus untuk pembinaan atlet hockey. Hal ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan.

“Saya menyerahkan peralatan hoki ini sebagai bentuk dukungan nyata. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong kemajuan Hockey di NTT,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program kelas khusus ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun sebelumnya. Namun, pada tahun ajaran baru ini, pihaknya kembali membuka seleksi untuk memperkuat regenerasi atlet, baik putra maupun putri. Dari proses seleksi yang berlangsung, sebanyak 36 siswa akan dipilih untuk mengisi satu kelas khusus.

Menariknya, jika pada tahun sebelumnya belum terdapat kelas khusus untuk atlet putri, maka tahun ini (2026) FHI NTT menargetkan adanya keterlibatan atlet perempuan dalam pembinaan tersebut.

Para siswa yang terpilih nantinya akan menjalani pembinaan secara intensif guna mempersiapkan diri menjadi atlet yang mampu mewakili Provinsi NTT di berbagai ajang, termasuk target besar menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Selain itu, FHI NTT juga berencana melibatkan orang tua dan wali siswa dalam proses pembinaan. Hal ini bertujuan agar dukungan terhadap para atlet muda tidak hanya datang dari sekolah, tetapi juga dari lingkungan keluarga.

“Kami akan melakukan pertemuan dengan orang tua agar mereka memahami bagaimana mendukung anak-anak mereka. Pembinaan atlet membutuhkan komitmen bersama,” tambahnya.

Di sisi lain, FHI NTT juga tengah menjajaki dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT guna memperkuat fasilitas di SMA Negeri 7 Kupang.

Dengan adanya fasilitas dan program pembinaan yang terarah, diharapkan SMA Negeri 7 Kupang dapat menjadi pusat lahirnya atlet-atlet hockey berprestasi yang mampu mengharumkan nama NTT di tingkat nasional maupun internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.