Setelah Bertahun-tahun Gelap, Rumah Mama Anastasia Kini Bercahaya Lewat Program Listrik Gratis Pemprov NTT

oleh -75 Dilihat
Gubernur NTT Luncurkan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Sumba Barat Daya. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Tambolaka-Setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan tanpa aliran listrik, Mama Anastasia Djangga Dewa, warga Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, akhirnya dapat menikmati terang di rumahnya. Momen haru itu terjadi saat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) resmi dihadirkan di kediamannya pada Rabu, 1 Juli 2026.

Dengan mata berkaca-kaca, Mama Anastasia tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya ketika lampu di rumahnya mulai menyala. Baginya, hadirnya listrik bukan sekadar penerangan, tetapi perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari keluarganya.

“Terima kasih banyak, Bapak Gubernur. Rumah saya sekarang sudah tidak gelap lagi,” ucapnya penuh haru.

Peresmian program tersebut dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat kurang mampu di wilayah 3T.

Kisah hadirnya listrik di rumah Mama Anastasia berawal dari pengaduan keluarga melalui platform MeJa Rakyat (Melki-Johni Melayani Masyarakat) pada Desember tahun lalu. Pengaduan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan survei lapangan hingga akhirnya keluarga tersebut dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Salah satu anggota keluarga, Paulus Bili, mengaku bersyukur atas respons cepat pemerintah terhadap laporan mereka.
“Waktu itu kami mengadu lewat MeJa Rakyat, dan tidak lama kemudian dilakukan survei. Puji Tuhan, kami akhirnya menerima bantuan ini. Anak-anak sekarang bisa belajar lebih baik di malam hari,” ujarnya.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses seluruh masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, bisa menikmati listrik karena ini sudah menjadi kebutuhan dasar,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pemprov NTT Dukung Kolaborasi Konservasi Laut dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Program BPBL ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Provinsi NTT, dan PLN. Bantuan ini menyasar keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Setiap penerima manfaat memperoleh fasilitas pemasangan listrik 450 VA secara gratis, termasuk instalasi rumah, pemeriksaan dan pengujian instalasi, Sertifikat Laik Operasi (SLO), biaya penyambungan baru, serta token listrik perdana.

Untuk tahun anggaran 2025, sebanyak 140 kepala keluarga di Kabupaten Sumba Barat Daya tercatat sebagai penerima program ini.
Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alpawan Rangga Kaka, turut menyampaikan apresiasi atas program tersebut. Ia menilai bantuan listrik ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup.

“Terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” ujarnya.

Bagi Mama Anastasia, cahaya lampu yang kini menerangi rumahnya menjadi simbol perubahan hidup. Dari yang sebelumnya gelap, kini hadir harapan baru untuk kehidupan yang lebih layak, nyaman, dan sejahtera. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.