Tinjau Sekolah di Rote Ndao, Wapres Gibran Pastikan Program MBG Jangkau Wilayah 3T

oleh -92 Dilihat
Wapres Gibran Rakabuming Raka Pose Bersama Siswa SD Negeri Papela dan MTs Papela di Kabupaten Rote Ndao pada Jumat, 22 Mei 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Ba’a-Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung sejumlah sekolah di wilayah terpencil Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (22/05/2026), guna memastikan program prioritas pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG), berjalan optimal hingga menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Kunjungan tersebut dilakukan usai Wapres meninjau lokasi budi daya rumput laut di Pantai Mulut Seribu. Selanjutnya, Wapres mengunjungi SD Negeri Papela dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Papela di Kecamatan Rote Timur.

Setibanya di lokasi, Wapres disambut Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao Moris Bulan, Kepala SD Negeri Papela Istini, para guru, serta siswa-siswi yang menampilkan tarian adat Kebalai sebagai bentuk penghormatan.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres memastikan langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini telah menjangkau 295 siswa di SD Negeri Papela, terdiri dari 160 siswa laki-laki dan 135 siswa perempuan.

Kepala SD Negeri Papela, Istini, mengaku terharu dan bangga atas kunjungan Wapres ke sekolahnya yang berada di wilayah terpencil. Ia menyebut momen tersebut menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

“Kami bersama guru-guru sangat terharu dan bangga, sekolah kami yang berada di daerah terpencil bisa dikunjungi langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Selain meninjau program MBG, Wapres juga memberikan bantuan berupa seragam sekolah bagi para siswa serta tiga unit laptop guna mendukung proses belajar mengajar.

Istini menambahkan, program MBG mendapat sambutan sangat positif dari para siswa. Selain membantu pemenuhan gizi, variasi menu yang diberikan setiap hari turut meningkatkan semangat anak-anak untuk hadir di sekolah.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Dorong Digitalisasi Pertanian Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

“Anak-anak sangat senang karena menunya berbeda setiap hari, bahkan ada makanan dan buah yang sebelumnya belum pernah mereka konsumsi di sini,” katanya.

Meski demikian, pihak sekolah berharap adanya perhatian lebih lanjut dari pemerintah untuk merevitalisasi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Selain SD Negeri Papela, Wapres juga meninjau MTs Papela. Kepala MTs Papela, Ridwan Goro, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut serta bantuan pendidikan yang diberikan.

Menurutnya, program MBG sangat membantu siswa di Papela yang mayoritas berasal dari keluarga nelayan. Ia mengungkapkan bahwa banyak siswa sebelumnya datang ke sekolah tanpa sarapan.

“Sekitar 95 persen orang tua siswa adalah nelayan, sehingga banyak anak-anak yang datang ke sekolah dalam kondisi belum makan. Program MBG ini sangat membantu,” jelasnya.

Ridwan pun berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan di masa mendatang karena dinilai memberikan dampak nyata bagi siswa.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menilai program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat setempat.

“Ada multiplier effect dari program ini dan kami sangat mendukung program yang sangat strategis dan bermanfaat bagi masyarakat di Rote Ndao,” ujarnya.

Kunjungan Wapres ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memastikan seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat di wilayah 3T seperti Rote Ndao. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.