Universitas Nusa Cendana Gelar Forum FKIP Nasional, Gubernur NTT Soroti Tantangan AI dalam Pendidikan

oleh -84 Dilihat
Gubernur NTT Buka Acara Forum FKIP Nasional di Undana Kupang pada Kamis, 4 Juni 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)


Suarantt.id, Kupang-Universitas Nusa Cendana menggelar Pertemuan Sela Forum Komunikasi Pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Negeri se-Indonesia di Aston Kupang Hotel, Kamis (4/6/2026) malam.

Kegiatan nasional ini dihadiri para pimpinan FKIP dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia dengan mengusung tema “Paradigma Pembelajaran di Era Digital dan Society 5.0: Urgensi Deep Thinking Skills dan Deep Learning Approach dalam Transformasi Pendidikan Calon Guru.”

Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena hadir sekaligus membuka secara resmi forum tersebut. Dalam sambutannya, ia menyoroti cepatnya perubahan dunia pendidikan akibat perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang kini semakin masif digunakan dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurut Gubernur Melki, era Society 5.0 telah membawa disrupsi besar terhadap cara manusia belajar, bekerja, dan berinteraksi. Kondisi ini menuntut dunia pendidikan untuk mampu beradaptasi secara cepat dan tepat agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

“Dunia pendidikan hari ini berada di persimpangan yang sangat serius. Di era Society 5.0 kita mengalami disrupsi yang luar biasa terhadap cara belajar dan mengajar. Situasi ini menuntut kesiapan dan komitmen bersama untuk beradaptasi secara cepat dan tepat,” ujar Gubernur Melki.

Ia menegaskan bahwa meskipun teknologi terus berkembang pesat, peran guru tetap tidak tergantikan. Bahkan, kualitas guru akan menjadi faktor utama dalam menentukan masa depan pendidikan Indonesia di tengah pesatnya penggunaan AI.

“Profesi guru tetap menjadi profesi yang penting, menarik, dan sangat dibutuhkan. Masa depan pendidikan Indonesia akan sangat ditentukan oleh kualitas para guru yang kita siapkan hari ini,” tambahnya.

Gubernur juga berharap forum FKIP nasional ini dapat menghasilkan gagasan serta rekomendasi strategis untuk menjawab tantangan pendidikan calon guru di masa depan.

BACA JUGA:  Prof. Jefri Bale Resmi Terpilih jadi Rektor Undana, Dilantik 8 Desember 2025

Menurutnya, transformasi pendidikan tidak hanya sebatas penyesuaian kurikulum, tetapi juga mencakup penguatan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta pemecahan masalah.

“Yang kita butuhkan adalah penguatan deep thinking skills dan deep learning approach agar calon guru mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pimpinan FKIP Negeri se-Indonesia, Imam Sujadi, menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Ia menekankan bahwa transformasi pendidikan guru harus mengikuti perubahan tata kelola pendidikan di era digital.

Rektor Universitas Nusa Cendana, Jefri S. Bale, juga menyampaikan komitmennya untuk mengawal hasil rekomendasi forum tersebut. Ia menegaskan pentingnya penguatan jejaring antar-LPTK negeri dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional secara merata.

“Jejaring antar-LPTK menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kita harus memastikan tidak ada kesenjangan antarwilayah,” ujarnya.

Dekan FKIP Undana, Melkisedek Taneo, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari 32 perguruan tinggi negeri di Indonesia. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategis dalam memperkuat transformasi pendidikan guru yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era digital dan Society 5.0. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.