Viral Keluhan Orangtua! Diduga Ada Pungli di SMAN Manufui, Kepsek Bungkam

oleh -107 Dilihat
Papan SMAN Manufui Kecamatan Biboki Selatan Kabupaten TTU. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Keluhan sejumlah orangtua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) di SMAN Manufui, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), mulai mencuat dan menjadi perbincangan.

Dugaan pungli tersebut berkaitan dengan permintaan biaya sebesar Rp100 ribu kepada siswa kelas XII yang hendak mengurus surat keterangan dari sekolah pada tahun ajaran 2025/2026. Uang tersebut disebut-sebut diterima oleh bendahara sekolah.

Salah satu orangtua siswa yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kebijakan tersebut. Ia menilai pelayanan sekolah tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami orangtua merasa kecewa dengan ibu kepala sekolah. Masa anak-anak mau minta surat keterangan, ibu masa bodoh dan kadang-kadang bilang sibuk. Pokoknya alasan ada-ada,” ungkapnya.

Tidak hanya soal dugaan pungli, orangtua juga menyoroti kebijakan kenaikan uang komite sekolah sejak kepala sekolah yang baru menjabat. Hal ini dinilai semakin membebani orangtua siswa.

“Sejak beliau menjabat, langsung ada kenaikan uang komite. Kami merasa terbebani,” tambah sumber tersebut.

Sementara itu, Kepala SMAN Manufui, Bergita Veriana Uskono, yang dihubungi media melalui telepon selulernya pada Minggu (14/6/2026) pukul 17.51 WITA, tidak memberikan tanggapan. Meski pesan telah terkirim, yang bersangkutan memilih bungkam hingga berita ini diturunkan.

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah terkait dugaan pungli maupun kebijakan kenaikan uang komite tersebut. Orangtua berharap adanya perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait agar praktik serupa tidak merugikan siswa dan masyarakat. ***

BACA JUGA:  Legitimasi Keputusan RAT dan Kepatuhan AD/ART: Analisis Hukum Bisnis atas Polemik Pemilihan Pengurus Kopdit Swastisari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.