Wagub Johni Asadoma Kukuhkan Pengurus PERBATI Se-NTT, Targetkan Emas di PON 2028

oleh -12 Dilihat
Wagub Johni Asadoma Kukuhkan pengurus PERBATI se-NTT pada Sabtu, 25 Juli 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, secara resmi menghadiri pengukuhan dan pelantikan Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) tingkat kabupaten/kota se-NTT yang berlangsung di Eternal Lounge, Kelapa Lima, Kota Kupang pada Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pengurus Besar PERBATI pusat Adam Taka Simanjuntak, unsur Forkopimda NTT, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jefri Pelt, para ketua dan pengurus PERBATI kabupaten/kota, atlet, mantan atlet, serta pelatih tinju.

Pengukuhan dan pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum PB PERBATI sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan pembinaan olahraga tinju di NTT. Acara juga dirangkaikan dengan pembacaan susunan pengurus masa bakti 2026–2030 dan penyerahan bendera pataka kepada para ketua PERBATI di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada jajaran PERBATI NTT yang terus membangun konsolidasi organisasi sebagai fondasi penting dalam pembinaan atlet tinju.

“Pelantikan ini merupakan momentum untuk memperkuat organisasi serta membangun komitmen bersama dalam mencetak atlet-atlet tinju yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama NTT di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Johni menegaskan bahwa olahraga tinju memiliki sejarah panjang di NTT dan telah melahirkan banyak atlet berprestasi. Ia menyebut tinju bukan sekadar cabang olahraga, tetapi bagian dari identitas masyarakat NTT yang dikenal memiliki semangat juang tinggi.

Sebagai mantan atlet tinju nasional peraih medali emas SEA Games 1983, Johni juga berbagi pengalaman bahwa olahraga tinju telah membentuk karakter, mental, dan kedisiplinannya sejak usia muda. Ia pun mengenang sejumlah petinju legendaris asal NTT seperti Nelson Oil dan Hermensen Ballo.

Lebih lanjut, Johni menekankan pentingnya pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, mulai dari pendataan sasana, pelatih, wasit, hingga tenaga medis. Ia meminta pengurus yang baru dilantik segera menyusun program kerja nyata dan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial.

BACA JUGA:  Diduga Ada Pekerjaan Berulang, Kajari Kupang Periksa Jalan Buraen-Erbaun

“Kita harus siapkan pembinaan yang jelas, jadwal latihan yang teratur, serta kejuaraan yang berjenjang. Tanpa pelatih dan sistem yang baik, tidak akan ada prestasi,” tegasnya.

Wagub juga menargetkan cabang olahraga tinju dapat menyumbangkan medali emas bagi NTT pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang. Menurutnya, prestasi di PON akan menjadi pintu bagi atlet untuk menembus ajang internasional seperti SEA Games hingga Olimpiade.

Sementara itu, perwakilan PB PERBATI pusat Adam Taka Simanjuntak menegaskan bahwa fokus utama organisasi adalah pembinaan atlet. Ia meminta seluruh pengurus di daerah membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari aktivitas kepengurusan, tetapi dari lahirnya atlet-atlet berprestasi. Jaga soliditas, integritas, dan profesionalisme,” tegasnya.

Adapun pengurus PERBATI kabupaten/kota yang dilantik berasal dari delapan daerah, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Rote Ndao, Sabu Raijua, Malaka, dan Alor.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan PERBATI di seluruh wilayah NTT semakin aktif dalam pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, serta mampu mengembalikan kejayaan tinju NTT di tingkat nasional maupun internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.