Wagub NTT Johni Asadoma Serahkan Sapi Kurban, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

oleh -199 Dilihat
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma Serahkan Bantuan Sapi Kurban Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Kupang pada Selasa, 26 Mei 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyerahkan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi kepada Masjid Al-Ikhlas Bonipoi pada Selasa (26/5/2026) dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah sekaligus simbol penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di NTT.

Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyampaikan bahwa pemberian hewan kurban tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Penyerahan hewan kurban yang kita laksanakan hari ini sebagai bentuk perhatian dan toleransi yang diberikan sesama umat beragama dalam merayakan hari raya keagamaan. Selain itu, penyerahan ini juga sebagai bentuk kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa makna kurban sejatinya lebih dari sekadar menyembelih hewan, melainkan mencerminkan nilai-nilai pengorbanan, kepedulian, dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.

“Makna kurban bukan sekadar menyembelih hewan atau hal-hal yang bersifat fisik. Kurban adalah tentang melepaskan ego, mengalahkan sifat serakah, dan mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri. Kurban juga tentang berbagi di saat kita mampu, peduli di saat orang lain kekurangan, serta berkorban untuk masa depan bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Johni mengajak umat Islam menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama manusia.

“Saya berpesan kepada segenap umat Islam agar momentum Hari Raya Idul Adha ini menjadi pelajaran penting untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Sang Pencipta, menjaga hubungan harmonis dengan sesama, terutama dalam kerukunan antarumat beragama, serta menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sumba Timur

Sementara itu, Imam Masjid Al-Ikhlas Bonipoi, Mahdi Salama, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT.

“Mewakili seluruh jemaah Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Bonipoi, kami mengucapkan selamat datang serta terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi NTT yang telah hadir dan menyerahkan bantuan hewan kurban. Kegiatan ini sangat bermakna karena bertepatan dengan pelaksanaan takbiran di Bonipoi,” ungkapnya.

Usai sambutan, Wagub Johni Asadoma secara simbolis menyerahkan sapi kurban kepada Imam Masjid Al-Ikhlas yang didampingi Ketua Yayasan serta sejumlah jemaah.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, mencerminkan kuatnya nilai toleransi serta harmoni sosial di tengah kehidupan masyarakat Kota Kupang yang beragam.

Dalam waktu yang sama Wagub NTT Johni Asadoma juga menyerahkan bantuan hewan kurban Pemerintah Provinsi NTT berupa satu ekor sapi kepada Masjid Al-Muhajirin, Oebufu, Kota Kupang.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman Masjid Al-Muhajirin dan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin, Hj. Idris Mochdar, didampingi imam masjid, panitia Idul Adha, serta jamaah setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menegaskan bahwa perayaan Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai pengorbanan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Makna kurban lebih dalam dari sekadar menyembelih hewan. Kurban adalah tentang melepaskan ego, kesombongan, dan keserakahan, serta mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi. Ini juga menjadi wujud kepedulian bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong sebagai identitas masyarakat NTT, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sebagai daerah kepulauan.

BACA JUGA:  Kajati NTT Tegaskan Tidak Pernah Larang Warga Tempati Rumah Eks Pejuang Timtim

Menurutnya, kerukunan menjadi fondasi utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Tanpa adanya kedamaian dan rasa aman di tengah masyarakat, proses pembangunan tidak akan berjalan optimal.

“Salah satu fondasi utama pembangunan adalah kerukunan. Kita harus terus menjaga kedamaian dan keamanan. Tanpa itu, pembangunan akan terhambat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Johni Asadoma juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi kekuatan dan kebanggaan NTT.

“NTT dikenal sebagai laboratorium kerukunan. Umat Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu hidup berdampingan dengan saling menghormati. Kondisi harmonis ini harus terus kita jaga bersama,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan amanah dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengaitkan semangat kurban dengan upaya membangun kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di NTT.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kurban kita dan menjadikan NTT semakin maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin, Hj. Idris Mochdar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT atas bantuan hewan kurban tersebut.

“Atas nama yayasan, imam, takmir, dan seluruh jamaah, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan ini. Amanah ini akan kami laksanakan dengan baik dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sapi kurban tersebut direncanakan akan didistribusikan kepada sekitar 175 kepala keluarga penerima manfaat di lingkungan sekitar masjid.

Penyerahan bantuan hewan kurban ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi, kepedulian sosial, dan kebersamaan di wilayah Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.