Wagub NTT Tegaskan RRI Harus Jadi Jembatan Informasi di Tengah Bencana Gempa Flores

oleh -44 Dilihat
Wagub NTT Hadiri Ultah RRI ke-81 Tahun 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma menegaskan pentingnya peran Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai jembatan informasi publik, terutama di tengah kondisi NTT yang sedang menghadapi dampak bencana gempa Flores.

Hal tersebut disampaikan Wagub Johni saat menghadiri Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI dalam rangka memperingati Hari Radio ke-81, sekaligus menerima donasi bagi para penyintas gempa Flores.

Menurut Johni, radio memiliki posisi strategis bagi NTT yang merupakan daerah kepulauan dengan wilayah yang tersebar. Radio tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi, memperkuat persatuan, serta mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

“Jadikan radio sebagai ruang yang menghadirkan informasi yang mencerdaskan, membangun optimisme, dan memperkuat persaudaraan,” tegas Johni.

Ia mengatakan, dalam situasi bencana gempa Flores, kehadiran media menjadi semakin penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya.

Selain menyampaikan informasi kebencanaan, media juga dinilai memiliki peran penting dalam membangun solidaritas masyarakat terhadap para penyintas yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka.

Karena itu, Johni mengapresiasi kepedulian RRI Kupang bersama Rumah Musik Siloam yang turut memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.

“Bantuan bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi juga tentang pesan bahwa mereka tidak sendiri dan bahwa masyarakat Nusa Tenggara Timur terus bersama mereka,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Johni menerima donasi dari LPP RRI Kupang bersama Rumah Musik Siloam berupa uang tunai sebesar Rp8 juta serta sejumlah barang bantuan lainnya untuk mendukung penanganan bencana di Pulau Flores.

Kepala Stasiun RRI Kupang Muhammad Yusridarto mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian RRI terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

BACA JUGA:  Sambangi Bank NTT Larantuka, Wagub Johni Dorong Relaksasi Kredit untuk Pengungsi Lewotobi

“Donasi yang kami berikan hari ini sebagai wujud nyata dari RRI untuk hadir dan sama-sama merasakan apa yang dialami masyarakat terdampak bencana di Pulau Flores, serta komitmen kami untuk terus mendukung berbagai program kerja pemerintah daerah,” ungkap Yusridarto.

Dalam sambutannya, Johni juga mengajak seluruh tamu undangan mengheningkan cipta untuk mendoakan dua warga asal NTT dari tiga korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas di Papua.

Ia menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengecam keras aksi penembakan tersebut.

“Pembunuhan terhadap tiga orang yang sedang bertugas di Papua merupakan tindakan kriminal dan kami sangat mengutuk tindakan tersebut. Kami berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap dan memberikan hukuman sesuai hukum yang berlaku kepada para pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, terkait penanganan bencana gempa Flores, Johni menegaskan bahwa proses penanganan dan pemulihan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

Pemerintah terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, TNI, Polri, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap masyarakat terdampak gempa dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan secara normal, termasuk memulihkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial.

Mengakhiri sambutannya, Johni mengajak RRI untuk terus menjalankan peran strategisnya sebagai media publik yang hadir di tengah masyarakat.

“Teruslah menjadi suara yang hadir untuk masyarakat, menjadi jembatan informasi, dan menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga persatuan Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LPP RRI Kupang Muhammad Yusridarto beserta jajaran, Rektor IAKN I Made Suardana, Pendiri Rumah Musik Siloam Adriana Kalla, serta Kepala LPP TVRI Stasiun NTT Jefri. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.