Wagub NTT Tutup Piala Tidar U-10 dan U-12, Dorong Lahirnya Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi

oleh -21 Dilihat
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma Tutup Kejuaraan Sepak Bola Piala Tidar KU U-10 dan U-12 di Stadion Oepoi, Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Piala Tidar Kelompok Umur (KU) U-10 dan U-12 yang berlangsung di Stadion Oepoi, Kota Kupang, Kamis (25/6/2026).

Kejuaraan yang diikuti klub-klub sepak bola usia dini dari berbagai kabupaten/kota di NTT tersebut berlangsung lancar, meriah, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama NTT di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat juang, sportivitas, dan kerja keras selama mengikuti pertandingan. Ia mengajak para pemain muda untuk terus memiliki mimpi besar dan mempersiapkan diri melalui latihan yang disiplin agar kelak mampu menjadi pesepak bola profesional.

“Kalau adik-adik mengagumi Messi, Ronaldo, Neymar, Haaland, dan pemain-pemain dunia lainnya, maka jalan untuk menjadi seperti mereka adalah dengan rajin berlatih. Kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi melalui kerja keras, disiplin, ketekunan, dan latihan yang dilakukan secara konsisten setiap hari,” ujar Johni.

Menurutnya, kejuaraan seperti Piala Tidar memiliki peran penting dalam pembinaan sepak bola usia dini di NTT. Kompetisi yang dilaksanakan secara berkelanjutan akan memberikan ruang bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan teknis, membangun mental bertanding, sekaligus mengevaluasi hasil latihan yang telah dilakukan.

Ia juga mengajak para pemain untuk terus belajar dari atlet-atlet terbaik dunia dengan menonton dan mempelajari teknik permainan mereka, serta menerapkannya melalui latihan yang tekun dan berkelanjutan.

Kepada para orang tua, Wakil Gubernur mengimbau agar terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi.

BACA JUGA:  Dirjen Polpum Kemendagri Puji Toleransi di Kota Kupang, Umat Muslim Berjualan Takjil di Depan Gereja Katedral Kristus Raja

“Saya yakin dari Nusa Tenggara Timur akan lahir pemain-pemain hebat yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Karena itu mari kita terus mendukung anak-anak agar bakat dan energi positif mereka berkembang melalui olahraga,” ungkapnya.

Kepada para juara, ia berpesan agar tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih, melainkan terus meningkatkan kemampuan dan menjadikan kemenangan sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Tidar, panitia pelaksana, Asprov PSSI NTT, para pelatih, orang tua, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan ini. Ia berharap Piala Tidar dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan olahraga usia dini di Provinsi NTT.

Sebagai bentuk motivasi kepada para peserta, Johni turut membagikan pengalamannya sebagai atlet tinju pada masa muda. Menurutnya, disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah, dan konsistensi merupakan kunci utama dalam meraih prestasi.

Adapun hasil Kejuaraan Piala Tidar KU U-12 yakni Juara I diraih Tunas Muda (Kota Kupang), Juara II Kodam Nusantara (Flores Timur), Juara III Keloba (Flores Timur), dan Juara IV PERSESBA Sumba Barat.

Sementara pada KU U-10, Juara I diraih Buyant (Kota Kupang), Juara II Starball (Kota Kupang), Juara III Putra Kenari (Alor), dan Juara IV SD IT (Kota Kupang).

Untuk penghargaan individu, Top Scorer U-12 diraih Vairus Qurunul Bahy dari Kodam Nusantara dan Pemain Terbaik U-12 diraih Pipo Sanda dari Tunas Muda. Sementara itu, Top Scorer U-10 diraih Azka Alfatih dari Putra Kenari dan Pemain Terbaik U-10 diraih Beckam Besi dari Bucfos FC.

BACA JUGA:  Perumda Air Minum Kota Kupang Klaim Program Promosi Sambungan Rumah Sukses Serap Ratusan Pelanggan dan Capai 66 Persen

Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di NTT, sehingga mampu melahirkan generasi atlet yang berkarakter, berprestasi, dan siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.