Wali Kota Kupang Tekankan Kolaborasi dan Ketahanan Pangan di Tengah Tantangan Global

oleh -594 Dilihat
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Pangan kepada Masyarakat di Kelurahan Nefonaek pada Rabu, 1 April 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat di kantor Lurah Nefonaek pada Rabu, 1 April 2016.

Menurutnya kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah bagi warga yang membutuhkan.

“Ini bukan hanya simbol penyerahan bantuan. Di dalamnya ada makna mendalam tentang kehadiran pemerintah bagi masyarakat. Pangan bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga menyangkut martabat dan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketika kebutuhan pangan terpenuhi, maka keluarga akan memiliki ketahanan yang kuat. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat, dan pada akhirnya akan membentuk Kota Kupang yang tangguh.

“Kalau individu kuat, keluarga kuat, masyarakat kuat, maka Kota Kupang juga akan menjadi kuat. Semua harus dimulai dari hal-hal dasar seperti ini,” tambah Ketua DPW PSI NTT ini.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai pihak, seperti Perum Bulog, lembaga keagamaan, komunitas, LSM, hingga partai politik.

Menurutnya, tantangan global seperti konflik internasional dan kenaikan harga minyak berdampak langsung pada kondisi ekonomi, sehingga tidak mungkin dihadapi secara sendiri-sendiri.

“Kondisi sekarang tidak mudah. Ada perang di luar sana, harga minyak naik, dan dampaknya kita rasakan juga. Kalau kita jalan sendiri-sendiri, pasti berat. Karena itu kita harus jalan bersama-sama,” tegasnya.

Dia pun menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik bersama Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung program bantuan pangan.

BACA JUGA:  Komisi X DPR RI dan Pemprov NTT Bahas Pendidikan, Literasi hingga Kesiapan PON 2028

“Pemerintah kota sangat membutuhkan Bulog. Justru kami yang berterima kasih karena telah membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah,” katanya.

Wali Kota juga mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan pangan pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan. Jika pada tahun 2025 hanya sekitar 21 ribu penerima, kini jumlahnya mencapai 39.809 penerima atau meningkat lebih dari 80 persen.

Selain itu, cakupan penerima juga diperluas, dari sebelumnya hanya desil 1 hingga 3, kini menjadi desil 1 hingga 4. Hal ini dinilai sangat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan menekan inflasi.

“Program ini sangat baik karena meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun Kota Kupang ke depan.

“Kalau kita mau berjalan cepat, kita bisa sendiri. Tapi kalau kita mau berjalan jauh, kita harus bersama-sama. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi semua tantangan dan membawa Kota Kupang menjadi lebih baik,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.