Warga Belo Tak Lagi Terbebani Air Mahal, Sumur Bor Polda NTT Bawa Perubahan Nyata

oleh -60 Dilihat
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko Pose Bersama Warga Belo Kota Kupang pada Rabu, 30 September 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Bantuan sumur bor dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) membawa perubahan nyata bagi warga Kelurahan Belo, Kota Kupang.

Kehadiran fasilitas air bersih tersebut membuat warga tidak lagi terlalu terbebani biaya pembelian air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Perwakilan warga Kelurahan Belo, Alfons Funai, mengatakan sebelum adanya sumur bor, masyarakat harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk mendapatkan air bersih.

Dalam kondisi tertentu, warga bahkan harus membeli air tangki dengan pengeluaran sekitar Rp200 ribu hingga hampir Rp300 ribu setiap bulan.

“Tadi malam kita bincang-bincang dengan bapak-bapak dari Polresta Kupang Kota, kami di sini itu sebelum sumur bor, pengeluaran khusus air bersih sekitar Rp200 sampai hampir Rp300 ribu rupiah. Ini memang bagi sebagian masyarakat yang lain mungkin hal yang biasa, tapi bagi kami sangat-sangat memberatkan,” ujar Alfons saat acara peresmian dan penyerahan bantuan sosial Polda NTT di Kelurahan Belo, Rabu, 30 September 2026.

Namun, setelah sumur bor tersedia, beban pengeluaran warga mengalami penurunan drastis.

Alfons menyebut masyarakat telah merasakan manfaat sumur bor tersebut selama sekitar tiga bulan. Jika sebelumnya harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah untuk air bersih, kini warga hanya perlu membayar sekitar Rp30 ribu per bulan.

“Perbandingan pengeluaran sebelum bantuan hampir Rp200 sampai Rp300 ribu rupiah, tetapi setelah bantuan, sudah tiga bulan kami cukup mengeluarkan Rp30.000 dalam satu bulan. Ini yang memang sangat luar biasa yang kami rasakan,” ungkapnya.

Menurut Alfons, bantuan tersebut bukan sekadar menyediakan akses terhadap air bersih, tetapi juga membantu mengurangi beban ekonomi keluarga.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kapolda NTT beserta seluruh jajaran yang telah merespons kebutuhan masyarakat, mulai dari proses survei hingga pembangunan fasilitas sumur bor.

BACA JUGA:  Kota Kupang Fokus Kembangkan Wirausaha Muda Melalui Intensive Lab Startup Acceleration 2025

Pengajuan Cepat Langsung Disurvei

Ketua RT 22 Kelurahan Belo, Ofris Kaseh, juga mengapresiasi respons cepat kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat.

Ofris mengatakan, setelah surat permohonan bantuan diajukan, tim kepolisian tidak membutuhkan waktu lama untuk turun melakukan survei ke lokasi.

“Surat saya masuk itu tidak sampai satu minggu, langsung direspons dengan begitu cepat. Tim langsung turun survei lapangan. Bapak Babin yang aktif luar biasa mensurvei lapangan, koordinasi, dan kami mendapatkan bantuan itu,” ujar Ofris.

Selain sumur bor, warga Kelurahan Belo juga menerima bantuan pemasangan lampu jalan.

Menurut Ofris, penerangan tersebut memberikan manfaat bagi keamanan lingkungan. Ia mengaku warga merasakan perubahan setelah lampu jalan dipasang.

“Sejak bantuan lampu jalan dari Bapak Kapolda, tidak ada lagi pencurian. Kami sangat rasakan hal yang luar biasa,” katanya.

Warga berharap perhatian dan bantuan serupa dapat terus diberikan sehingga kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih dan keamanan lingkungan, semakin terjamin.

Polda NTT Bangun Sumur Bor di Sejumlah Wilayah

Program bantuan sumur bor tersebut merupakan bagian dari upaya Polda NTT untuk membantu masyarakat di daerah yang mengalami krisis air maupun kesulitan mengakses air bersih.

Kapolda NTT, Rudi Darmoko, saat ini menginisiasi program pembangunan sumur bor di berbagai wilayah NTT.

Khusus di Kota Kupang, hingga September 2026 Polda NTT telah membangun delapan sumur bor. Program tersebut juga terus diarahkan untuk menjangkau wilayah lain di NTT yang membutuhkan akses air bersih.

Melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., Kapolda NTT menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Kukuhkan Tim Pembina Posyandu, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Polri juga berupaya menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi warga,” katanya.

Bagi warga Kelurahan Belo, sumur bor tersebut kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Akses air yang lebih mudah tidak hanya mengurangi beban pengeluaran, tetapi juga memberikan rasa lega bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.