Warga Kabola-Alor Keluhkan Krisis Air dan Akses Listrik

oleh -21 Dilihat
Wagub NTT Johni Asadoma Berkunjung ke Warga Kabola Kabupaten Alor. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Persoalan keterbatasan akses listrik dan sulitnya mendapatkan air untuk kebutuhan pertanian masih menjadi keluhan masyarakat Kelurahan Kabola, Kabupaten Alor.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan solusi melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi NTT.

Komitmen itu disampaikan Wagub Johni saat bertatap muka dan menyerap aspirasi Jemaat Mail’Eheng Mali, GMIT Klasis Teluk Kabola, di halaman Gedung Kebaktian GMIT Klasis Teluk Kabola, Kabupaten Alor pada Jumat (30/10/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung pada hari terakhir kunjungan kerjanya di Kabupaten Alor tersebut, Wagub Johni didampingi Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, dan Anggota DPRD Provinsi NTT, Soleman Bonefacius Gorang Mau.

Kehadiran pimpinan daerah itu dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan mendasar yang selama ini menghambat aktivitas dan peningkatan kesejahteraan warga.

Perwakilan jemaat sekaligus masyarakat Kelurahan Kabola, Jemris, mengungkapkan bahwa keterbatasan air menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Menurutnya, tanpa dukungan ketersediaan air yang memadai, pengelolaan lahan pertanian tidak dapat berjalan optimal. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap produktivitas dan pendapatan masyarakat.

Karena itu, ia berharap pemerintah dapat membantu pembangunan sumur bor agar masyarakat memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian.

Selain persoalan air, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait akses listrik yang belum sepenuhnya menjangkau kebutuhan warga di wilayah tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Wagub Johni menegaskan bahwa setiap persoalan masyarakat harus ditangani melalui pendataan dan koordinasi yang baik agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Terkait akses listrik, ia akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Alor untuk melakukan pendataan secara terperinci mengenai wilayah dan titik-titik yang masih membutuhkan layanan listrik.

BACA JUGA:  Wagub Johni Asadoma Tinjau Pelayanan Perpustakaan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Flores Timur

Sementara untuk pembangunan sumur bor, Wagub meminta masyarakat segera menyiapkan proposal resmi yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi NTT.

Ia juga berkomitmen membantu memperjuangkan kebutuhan tersebut secara pribadi serta mengecek ketersediaan anggaran hibah di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

“Silakan siapkan proposal dan masukkan ke Pemerintah Provinsi NTT. Saya juga akan mengecek apakah masih tersedia anggaran hibah yang bisa dimanfaatkan. Jika masih ada, tentu akan kita lihat dan akomodasi berdasarkan skala prioritas serta ketentuan yang berlaku,” ujar Johni.

Menurutnya, persoalan listrik dan air merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ketersediaan air, khususnya bagi masyarakat petani, menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperluas kegiatan pertanian, serta memperkuat ekonomi keluarga.

Wagub Ingatkan Ancaman Kebakaran Saat Musim Kemarau

Selain menyerap aspirasi pembangunan, Wagub Johni juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi musim kemarau serta potensi El Niño.

Ia meminta warga tidak membakar lahan maupun sampah sembarangan dan menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok yang masih menyala.

“Alam Alor harus kita jaga bersama. Jangan sampai karena kelalaian kita, terjadi kebakaran yang merusak lingkungan. Kita ingin alam ini tetap lestari agar bisa dinikmati anak cucu kita, sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang ke Alor,” pesan Johni.

Ia menegaskan bahwa kelestarian lingkungan merupakan modal penting bagi pengembangan pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat Alor.

Orang Tua Diminta Perhatikan Pendidikan Anak

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Johni juga menaruh perhatian pada sektor pendidikan. Ia meminta para orang tua memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak serta memberikan pendampingan dalam kegiatan belajar di rumah.

BACA JUGA:  NTT dan Kepri Perkuat Sinergi, Bahas Inflasi hingga Investasi Daerah

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah akibat kurangnya perhatian keluarga.

“Anak-anak harus rajin belajar. Jangan sampai ada anak yang tidak bersekolah. Orang tua harus mendampingi dan memastikan anak-anak belajar dengan baik, karena pendidikan menentukan masa depan mereka,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai pemberlakuan Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat.

Gerakan tersebut, katanya, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah hingga masyarakat agar tercipta lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Wagub Johni turut mengajak jemaat dan masyarakat membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan bahwa tradisi mengunyah sirih pinang merupakan bagian dari kearifan lokal yang patut dihargai. Namun, masyarakat juga perlu menjaga kebersihan dengan tidak membuang atau meludah sisa kunyahan sembarangan.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya kaum bapak, agar mengurangi kebiasaan merokok demi menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.

Pertemuan bersama Jemaat Mail’Eheng Mali menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk mengidentifikasi berbagai persoalan pembangunan yang membutuhkan perhatian.

Melalui dialog tersebut, Pemerintah Provinsi NTT berharap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara terarah berdasarkan kebutuhan prioritas dan kemampuan anggaran.

Wagub Johni menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan, menjaga kelestarian lingkungan, memperhatikan pendidikan anak, serta membangun pola hidup bersih dan sehat demi mewujudkan masyarakat Alor yang lebih sejahtera. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.