Wawali Kupang Serena Ajak Semua Pihak Bersinergi Cetak Generasi Unggul

oleh -33 Dilihat
Wawali Kupang Serena Francis Hadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 SMP IL Kapten Nasipanaf pada Sabtu, 24 Oktober 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama.

Ajakan tersebut disampaikan Serena saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 SMP IL Kapten Nasipanaf di pelataran sekolah, Sabtu (24/10/2026). Perayaan yang mengusung tema “Bersama Menyalakan Kreativitas Menuju Generasi Gemilang” itu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia sejak usia sekolah.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ketiga. Semoga sekolah ini terus bertumbuh, semakin berkualitas, dan menjadi tempat lahirnya generasi muda yang cerdas, tidak hanya dari Kota Kupang, tetapi juga dari Kabupaten Kupang,” ujar Serena.

Menurut Serena, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai rapor atau prestasi akademik semata. Pendidikan juga harus mampu membentuk anak-anak menjadi pribadi yang berintegritas, memiliki empati, menghormati sesama, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda. Karena itu, orang tua dan guru perlu memberikan ruang bagi anak untuk mengenali serta mengembangkan bakatnya tanpa membanding-bandingkan kemampuan mereka dengan anak lain.

Anak yang belum menonjol dalam bidang matematika, misalnya, bisa saja memiliki kemampuan luar biasa dalam bahasa, olahraga, seni, maupun bidang lainnya. Tugas orang tua dan pendidik adalah membantu setiap anak menemukan potensinya sehingga tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan mampu meraih prestasi.

“Jangan hanya melihat anak dari nilai rapornya. Kita juga harus melihat apakah mereka memiliki karakter yang baik, ringan tangan menolong orang lain, berbesar hati membantu sesama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya.

Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus berjalan bersama

Serena menjelaskan bahwa pembentukan karakter anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat.

Dengan waktu belajar di sekolah yang berlangsung sekitar pukul 06.30 hingga 13.00 WITA, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Oleh sebab itu, nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah harus diperkuat melalui pendidikan di rumah dan keteladanan di tengah masyarakat.

Menurutnya, pendidikan karakter akan berjalan efektif apabila sekolah mengajarkan kejujuran, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap sesama, sementara orang tua serta masyarakat menerapkan nilai-nilai yang sama dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin anak-anak bertumbuh dengan baik, rumah, sekolah, dan lingkungan harus berjalan bersama. Anak-anak tidak hanya membutuhkan pelajaran, tetapi juga contoh nyata tentang bagaimana menjadi manusia yang baik,” ungkap Serena.

Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari megahnya gedung atau mulusnya jalan, tetapi juga dari kualitas manusia yang dihasilkan melalui pendidikan. Generasi muda perlu dibekali pengetahuan, karakter, keterampilan, serta kesempatan yang memadai untuk mengembangkan diri.

Dukungan terhadap bakat dan prestasi siswa

Dalam kesempatan tersebut, Serena mengenang kunjungan pertamanya ke SMP IL Kapten Nasipanaf ketika menyerahkan bantuan peralatan olahraga kriket. Baginya, dukungan terhadap minat dan bakat anak merupakan salah satu langkah penting untuk membuka peluang prestasi.

Ia menyebut salah satu siswa sekolah tersebut berhasil lolos memperkuat tim Kota Kupang hingga babak final Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Capaian itu menjadi bukti pentingnya memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang melalui bidang yang mereka minati.

Serena berharap sekolah terus menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kreativitas, mengembangkan potensi siswa, serta membangun rasa percaya diri agar mereka berani mengejar cita-cita.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Soroti Etika Berpakaian hingga Kejujuran Data di Rakor Pendidikan 2026

Selain memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan, Serena juga menyampaikan bahwa perbaikan akses jalan di samping SMP IL Kapten Nasipanaf direncanakan mulai dikerjakan pada 2027. Perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan mobilitas siswa serta masyarakat sekitar.

Pada akhir sambutannya, Serena menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar kota.

SMP IL Kapten Nasipanaf perkuat mutu dan karakter

Sebelumnya, Pengelola SMP IL Kapten Nasipanaf, Romo Antonius Kapitan, mengenang perjalanan sekolah yang dirintis dari lahan kosong melalui kerja keras hingga berkembang menjadi lembaga pendidikan di kawasan perbatasan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Mengusung semangat “Per Aspera Ad Astra”, yang berarti melalui kesulitan menuju bintang-bintang, Romo Antonius menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang, Dinas Pendidikan, Yayasan Pendidikan Andreas Lakat, para guru, komite sekolah, serta masyarakat Kelurahan Penfui atas dukungan terhadap perkembangan sekolah.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan SMP IL Kapten Nasipanaf berfokus pada tiga hal utama. Pertama, peningkatan mutu pembelajaran agar siswa belajar dengan gembira dan mampu menemukan bakatnya. Kedua, pembentukan karakter dan iman melalui penanaman kejujuran, kedisiplinan, penghormatan terhadap sesama, serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman dari perundungan.

Ketiga, penguatan kemitraan antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan.

Kepada para siswa, Romo Antonius berpesan agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan belajar. Ia juga mengingatkan mereka untuk menjauhi pergaulan bebas dan narkoba demi menjaga masa depan.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-3 SMP IL Kapten Nasipanaf, Elson Lalus, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung pada 9–23 Oktober 2026. Berbagai kegiatan digelar, antara lain turnamen futsal tingkat sekolah dasar (SD), lomba cerdas cermat Matematika dan IPA (MIPA) tingkat SD, serta demonstrasi kegiatan ekstrakurikuler siswa SMP IL Kapten.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Apresiasi Hasil Survei Kepuasan Publik FISIP Undana: “Ini Bukan Hebat Saya, Tapi Karena Dukungan Masyarakat”

Seluruh rangkaian kegiatan didukung anggaran sebesar Rp15 juta yang bersumber dari yayasan, usaha dana panitia, partisipasi orang tua murid, tokoh masyarakat, dan pihak ketiga.

Puncak perayaan HUT ke-3 ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Wakil Wali Kota Kupang dan jajaran pimpinan sekolah, dilanjutkan dengan sesi foto bersama para siswa, orang tua, serta tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Penfui Fransisko Dugis, S.Sos., Ketua Yayasan Pendidikan Andreas Lakat Yosef Lakat, Kepala SMP IL Kapten Nasipanaf Yuliana Suat, para guru, orang tua dan wali murid, donatur, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh adat.

Melalui momentum HUT ke-3 ini, SMP IL Kapten Nasipanaf diharapkan terus memperkuat mutu pembelajaran, membangun karakter peserta didik, dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak demi melahirkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.