Wagub NTT Dorong Veteran LVRI Belu Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan

oleh -2333 Dilihat
Wagub NTT Pose Bersama Ketua LVRI Belu. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Atambua-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, mengunjungi Kantor Markas Cabang Legium Veteran Republik Indonesia (Marcab LVRI) Kabupaten Belu dan bertatap muka dengan para anggota veteran di Desa Bakustalama, Kecamatan Tasifeto Barat, Rabu (24/9) malam. Kehadiran Wagub disambut hangat oleh Ketua Marcab LVRI Belu, Stefanus Atok Bau.

Wagub Johni hadir didampingi Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT, Alexon Lumba; Kepala Biro Umum Setda NTT, Gusti Sigasare; serta Kabid Pendapatan Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT, Ronald Amapiran.

Dalam kesempatan tersebut, Johni Asadoma memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan para veteran. Ia mengajak para anggota LVRI untuk terus menyumbangkan ide, pikiran, dan tenaga demi kemajuan daerah.

“Veteran adalah pahlawan yang pernah berjuang mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. Mereka adalah manusia-manusia tangguh yang tidak pernah menyerah menghadapi berbagai tantangan,” ungkap Wagub Johni.

Johni yang juga pernah terlibat dalam beberapa operasi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut dirinya termasuk veteran. Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat dan mental tangguh meski usia sudah senior.

“Kita veteran ini harus punya semangat yang tetap membara dalam membela NKRI dan mengisi pembangunan,” ujarnya.

Mantan Kapolda NTT tersebut mengajak para veteran untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pembangunan hanya bisa berjalan jika situasi daerah aman dan tertib.

“Hilangkan sifat egois dan hindari kekerasan. Semua persoalan sebaiknya diselesaikan melalui hukum atau musyawarah mufakat. Pemerintah Provinsi NTT mendukung penuh keberadaan veteran dalam membangun daerah,” tandasnya.

Ketua LVRI Kabupaten Belu, Stefanus Atok Bau, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Gubernur NTT. Ia menyebut jumlah veteran di tiga kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka sekitar 6.000 orang aktif yang siap berkontribusi bagi pembangunan.

“Kami sudah sangat merindukan kehadiran Bapak. Kami berharap Pemerintah Provinsi memberikan perhatian lebih bagi para veteran dan mendukung karya mereka di daerah,” ujar Stef.

Pertemuan tersebut dihadiri puluhan anggota LVRI Kabupaten Belu serta undangan lainnya. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.