28 Klub Siap Berlaga di ETMC 2025 di Kota Pancasila, Hadiah Total Rp 655 Juta Menanti

oleh -658 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Para Bupati dan Asprov di Pembukaan ETMC 2025 di Ende. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Ende-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Turnamen Piala Gubernur Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, pada Minggu (9/11/2025) malam.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati stadion. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPD RI Angelo Wake Kako, Ketua Asprov PSSI NTT Chris Mboeik, jajaran Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Ende, para kepala daerah, serta seluruh kontingen peserta dari kabupaten/kota se-NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas kemeriahan pembukaan turnamen dan menilai bahwa ETMC selalu menghadirkan suasana yang berbeda dari tahun ke tahun.

“Sepak bola selalu memberikan kita suasana berbeda. Pembukaan tadi jauh lebih meriah daripada pembukaan event olahraga lainnya. Dari tahun ke tahun, saya lihat pembukaan ETMC selalu lebih menarik dari sebelumnya. Atas nama pemerintah, saya menyampaikan selamat untuk Asprov PSSI NTT dan masyarakat Kabupaten Ende,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Melki mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai pelaksanaan ETMC bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Sepak bola ETMC ini bukan sekadar pertandingan. Ia menggerakkan ekonomi, menghidupkan UMKM, dan memperkuat persatuan kita sebagai orang NTT,” tegasnya.

Mantan Anggota DPR RI ini juga berharap agar melalui turnamen ETMC dapat lahir banyak atlet sepak bola potensial yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita ingin agar dari ajang ini lahir pemain-pemain hebat seperti Marcelino Ferdinan, Yabes Roni, atau Viktor Dethan. Saya sudah dengar komitmen dari Pak Chris Mboeik agar semakin banyak anak NTT bermain di Liga 1 bahkan di luar negeri,” ujarnya.

Di hadapan ribuan penonton, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Mari jadi penonton yang memberi dukungan tanpa membuat keributan. Mencintai sepak bola berarti mencintai keragaman, menghargai perbedaan, siap menang, dan siap kalah,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia ETMC 2025, Piter Mite, melaporkan bahwa turnamen kali ini mengusung tema “Sport and Culture” dan akan berlangsung mulai 9 November hingga 5 Desember 2025. Sebanyak 28 klub dari seluruh kabupaten/kota di NTT turut berpartisipasi dengan total hadiah sebesar Rp 655 juta.

BACA JUGA:  Sembilan Kabupaten di NTT Jadi Lokus Program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi KPK 2026

Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik, menambahkan bahwa ETMC merupakan ajang penting dalam pembinaan sepak bola daerah.

“Kalau bicara olahraga yang mampu mempersatukan kita semua, jawabannya adalah sepak bola. Dari turnamen ini akan ada tiga tim terbaik yang menjadi wakil NTT di Liga 3 Nasional. Sepak bola di NTT siap menjadi industri. Kita juga sedang bersiap menuju PON 2028 dengan infrastruktur yang lebih baik,” jelasnya.

Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT dan Asprov PSSI atas kepercayaan yang diberikan kepada Ende sebagai tuan rumah.

“Selamat datang di Bumi Tri Warna Kelimutu, Kota Pancasila. Ini suatu kehormatan bagi kami dipercaya menjadi tuan rumah ETMC 2025. Kami akan memberikan yang terbaik bagi seluruh kontingen dan tamu undangan. Turnamen ETMC ini milik kita semua, masyarakat NTT,” ujarnya.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, pelaksanaan ETMC XXXIV di Ende diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kebersamaan, memperkuat persaudaraan lintas daerah, serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor olahraga dan UMKM. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.