Suarantt.id, Ba’a-Setelah vakum selama kurang lebih tujuh tahun, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack Piala Bupati Rote Ndao kembali digelar di Sirkuit Mandala, Desa Persiapan Loman, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat hingga Minggu, 2-4 Oktober 2026.
Kembalinya ajang balap motor tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat dan berbagai pihak, mengingat kejuaraan serupa terakhir kali dilaksanakan pada 2019.
Pemilik Sasando Motor Rote Club (SMRC), Simson Polin, bersama Ketua Panitia Pelaksana, Daniel Nalle, dan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin Dethan, memastikan pelaksanaan Kejurda Grasstrack Piala Bupati Rote Ndao berjalan lancar dan aman.
Kelancaran kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Polres Rote Ndao, Polda NTT, IMI Provinsi NTT, pemilik lahan, serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Kejurda kali ini diikuti para pembalap dari berbagai daerah, mulai dari Pulau Sumba, Flores, Kota Kupang, hingga sejumlah wilayah di daratan Pulau Timor.
Sebanyak 17 kelas diperlombakan dalam kejuaraan tersebut, yang menjadi kesempatan bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur potensi mereka dalam kompetisi tingkat daerah.
Simson Polin juga Anggota DPRD NTT ini mengatakan, penyelenggaraan kembali Kejurda Grasstrack di Rote Ndao tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan olahraga otomotif bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaring atlet-atlet lokal berbakat.
Menurut Politisi PSI NTT ini, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan bagi pembalap muda Rote Ndao agar mampu bersaing dan dipersiapkan mengikuti ajang olahraga yang lebih tinggi.
Terlebih, Provinsi NTT bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Melalui kompetisi tersebut, potensi pembalap lokal diharapkan dapat teridentifikasi sejak dini sehingga memiliki kesempatan untuk mengikuti proses pembinaan dan seleksi menuju PON 2028.
Selain mendorong perkembangan olahraga otomotif, penyelenggaraan Kejurda Grasstrack juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Tercatat sekitar 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah mendaftar untuk membuka lapak dan menjajakan berbagai produk selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran para pelaku UMKM tersebut menjadi salah satu peluang ekonomi yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya warga di sekitar Sirkuit Mandala.
Dukungan masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pihak lainnya menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan yang telah lama dinantikan tersebut.
Kembalinya Kejurda Grasstrack Piala Bupati Rote Ndao setelah tujuh tahun vakum diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga otomotif di daerah, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Rote Ndao dan NTT di tingkat nasional. ***





