Gubernur Melki Sebut Kemerdekaan Harus Terasa Hingga ke Meja Makan Keluarga

oleh -2157 Dilihat
Gubernur Didampingi Wagub NTT Bersama Forkompinda di Acara TOS Kenegaraan. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menggelar Tos Kenegaraan di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Minggu (17/8/2025) malam.

Acara penuh keakraban tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, Ketua Tim Penggerak PKK NTT, staf ahli TP PKK, pimpinan perangkat daerah, serta Paskibraka Provinsi NTT Tahun 2025.

Dalam sambutan singkatnya, Gubernur Melki menegaskan bahwa usia 80 tahun kemerdekaan menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan bangsa sekaligus mempercepat pembangunan.

“Di bawah kepemimpinan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming Raka, bangsa Indonesia bertekad mewujudkan cita-cita: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” ujarnya.

Melki menambahkan, kemerdekaan bagi masyarakat NTT memiliki makna khusus. Dengan potensi laut, energi terbarukan, dan budaya yang kaya, daerah ini harus dikelola secara cerdas, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan tiga refleksi penting di momen peringatan kemerdekaan. Pertama, kemerdekaan adalah keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri, yang berarti NTT harus membangun kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi rakyat secara mandiri. Kedua, kemerdekaan harus dimaknai sebagai ruang berkarya tanpa batas, di mana pemuda dan perempuan menjadi pelaku utama pembangunan, bukan hanya penonton. Ketiga, kemerdekaan harus benar-benar dirasakan hingga ke meja makan setiap keluarga, dengan bersama-sama melawan stunting, kemiskinan, dan keterbelakangan melalui aksi nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD NTT, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi perempuan dan pemuda, LSM, media massa, serta Paskibraka 2025 yang telah melaksanakan tugas dengan baik.

“Semoga kerja bersama ini menjadi kekuatan kita membangun NTT yang lebih sejahtera, maju, dan berdaya dalam bingkai NKRI,” pungkasnya.

Acara kemudian ditutup dengan Tos Kenegaraan bersama sebagai tanda syukur atas rahmat kemerdekaan, penghormatan kepada para pahlawan, serta harapan bagi masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.